×
Ad

Eset MDR Bikin Waktu Respons Serangan Siber Jadi Lebih Ngebut

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 02 Okt 2026 12:20 WIB
Foto: Dok. Eset
Jakarta -

Eset meluncurkan layanan Managed Detection and Response (MDR) di Indonesia melalui distributor eksklusif PT Prosperita Mitra Indonesia.

Kehadiran solusi ini dirancang untuk mengambil alih beban analisis ancaman dan memberikan proteksi aktif 24/7 bagi korporasi dengan rata-rata waktu respons (Mean Time to Respond/MTTR) mencapai 6 menit.

Langkah ini dinilai krusial di tengah lanskap ancaman siber Indonesia yang mencapai 16 serangan per detik menurut data AwanPintar.id, serta makin ketatnya regulasi seperti UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS).

Pangkas Waktu Mitigasi dengan Otomatisasi AI

Berbeda dari solusi konvensional yang sebatas memberikan peringatan (alert), Eset MDR bekerja secara otomatis memantau, mendeteksi, dan mengisolasi ancaman siber secara mandiri tanpa harus membebani tim IT internal perusahaan di luar jam operasional.

CTO Prosperita Group, Yudhi Kukuh, menjelaskan bahwa kombinasi kecerdasan buatan (AI) dan jaringan pakar keamanan global menjadi kunci kecepatan mitigasi Eset MDR.

"Ancaman siber hari ini bergerak dalam hitungan detik, sementara banyak tim IT terjebak dalam rutinitas analisis manual yang melelahkan di luar jam operasional. Eset MDR, dengan support penuh PT Prosperita Mitra Indonesia, mengombinasikan otomatisasi AI dan analisis pakar global untuk memangkas waktu respons hingga 6 menit saja, sebuah kecepatan krusial untuk menghentikan serangan sebelum berdampak fatal pada bisnis," ujar Yudhi Kukuh, dalam keterangan yang diterima detikINET.

Kecepatan respons 6 menit tersebut terhitung sangat kontras jika dibandingkan dengan temuan studi Verizon 2025, di mana rata-rata organisasi membutuhkan waktu hingga 24 hari hanya untuk menyadari terjadinya peretasan.

Dua Tingkatan Layanan dan Sertifikasi SOC 2 Type 2

Layanan Eset MDR mengombinasikan otomatisasi AI dengan lebih dari 100 threat hunter profesional global. Layanan ini juga telah mengantongi sertifikasi SOC 2 Type 2 serta dilengkapi fitur patch management otomatis untuk meminimalkan eksploitasi celah keamanan.

Eset menyediakan dua skema langganan yang disesuaikan dengan skala organisasi:

- Eset Protect MDR: Ditujukan bagi sektor UKM yang membutuhkan proteksi endpoint, email, aplikasi cloud, serta pengawasan dan patching kerentanan otomatis.

- Eset Protect MDR Ultimate: Ditujukan bagi skala enterprise yang membutuhkan proteksi proaktif tingkat lanjut, mencakup customized threat hunting, investigasi forensik digital jarak jauh, serta ekosistem XDR melalui Eset Inspect.

Yudhi menegaskan bahwa Eset siap mendampingi berbagai organisasi di Indonesia agar tidak sekadar patuh regulasi (compliance), tetapi juga memiliki ketahanan siber tanpa perlu membangun Security Operations Center internal berbiaya mahal.



Simak Video "Video: Hati-hati! Ini Tandanya Jika Akun Gmail Sudah Diretas"

(asj/asj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork