Salah satu fitur Google Maps yang sangat berguna adalah, ketika perlu mencari nomor telepon bisnis lokal, kita bisa mengetikkan nama perusahaan tersebut di Google dan langsung menekan tombol Call (Panggil) pada nomor yang ditampilkan di daftar Google Maps. Namun sekarang, kita perlu hati-hati, karena penjahat cyber memanfaatkannya.
Menurut unggahan yang dibagikan oleh seorang spesialis SEO di LinkedIn, para penipu diduga menggunakan gambar yang dibuat dengan AI untuk melampirkan nomor telepon palsu ke daftar bisnis yang sah.
Dari situ, tampaknya tujuannya adalah untuk memanfaatkan kepercayaan orang terhadap Google Maps dengan membuat mereka menghubungi nomor yang salah. Alih-alih menghubungi perusahaan sah yang mereka cari, penelepon malah akan berbicara dengan si penipu.
Dikutip dari Slash Gear, sebuah laporan yang diunggah di LinkedIn itu mungkin bukan insiden terisolasi, dan pelaku tunggal mungkin tidak sepenuhnya bertanggung jawab. Dalam laporan lain yang diunggah seorang pengguna di forum Bantuan Google Maps pada Mei 2026 mengungkapkan beberapa akun tampaknya melakukan penipuan serupa di Profil Bisnis Google dan daftar Google Maps.
Pengunggah tersebut menemukan gambar dan nomor telepon yang salah, yang semuanya diduga bertujuan untuk mengalihkan pelanggan dari informasi bisnis yang benar. Hal ini sesuai dengan lebih dari 150 gambar mencurigakan yang menurut spesialis SEO LinkedIn telah diunggah akun tersebut ke daftar bisnis di AS.
"Seperti banyak kisah penipuan online lainnya, ada baiknya untuk tidak langsung mempercayai semuanya. Namun, sejak kisah ini pertama kali diposting di LinkedIn, Search Engine Roundtable melaporkan bahwa Google telah menghapus kontributor yang mengunggah foto palsu dengan nomor telepon palsu tersebut," demikian laporan Slash Gear.
Meskipun demikian, tetap penting untuk berhati-hati. Ke depannya, perlakukan gambar pada daftar Google Maps secara terpisah dari informasi bisnis yang benar. Dan jika kalian perlu menghubungi perusahaan, periksa nomor telepon di situs web bisnis tersebut atau di informasi kontak Profil Bisnis Google, ketimbang hanya mengandalkan nomor dari gambar yang diunggah pengguna.
Simak Video "Video Kisah WNI Eks Pekerja Penipuan Online Kamboja: Dipukul-Tak Diberi Makan"
(rns/rns)