×
Ad

Cisco Buka-bukaan Trik Bikin AI Jadi Satpam Siber Tangguh

Anggoro Suryo - detikInet
Kamis, 04 Jun 2026 14:00 WIB
Foto: Dok. Cisco
Jakarta -

Di era kecerdasan buatan (AI), para peretas (hacker) kini mampu mengeksploitasi kerentanan sistem dengan kecepatan mesin. Tim keamanan siber pun sering kali kewalahan jika hanya mengandalkan proses manual dan sistem lawas. Siklus tradisional cari dan tambal secara resmi tak lagi memadai.

Namun, mengandalkan AI mentah-mentah juga bukan solusi instan. Banyak tim TI yang mencoba menyodorkan ribuan baris kode ke Large Language Model (LLM) seperti ChatGPT atau Claude, lalu memintanya mencari bug. Hasilnya? Sering kali berakhir kacau. AI justru berhalusinasi, membanjiri layar dengan false positive, dan memberikan hasil yang sulit diverifikasi oleh auditor keamanan.

Menjawab kekacauan tersebut, raksasa jaringan dan keamanan Cisco resmi merilis Foundry Security Spec sebagai proyek open-source. Ini bukan sekadar perangkat lunak biasa, melainkan sebuah kerangka kerja (blueprint) yang teruji untuk membangun sistem evaluasi keamanan berbasis agentic AI tingkat perusahaan (enterprise-grade).

Cisco menyadari bahwa perbedaan antara demo AI yang keren dan sistem keamanan yang dapat dipertanggungjawabkan terletak pada orkestrasi dan pembatasan (guardrails).

Dengan Foundry Security Spec, Cisco membagikan 'buku resep' untuk membungkus model AI dengan pagar keamanan yang dirancang sejak awal. Sistem ini mengubah LLM dari sekadar mesin penjawab menjadi agen otonom yang mampu:

  • Memberikan temuan bug yang terprioritas dan dapat diverifikasi.
  • Menghasilkan rantai asal-usul data (provenance chain) yang transparan dan dapat diaudit oleh CISO (Chief Information Security Officer).
  • Mengetahui secara pasti kapan sebuah proses evaluasi benar-benar 'selesai'.

Karena sifatnya yang model-agnostic dan stack-agnostic, kerangka ini bisa diterapkan menggunakan model AI apa pun dan di atas infrastruktur perangkat lunak mana pun sesuai kebutuhan unik tiap organisasi.



Simak Video "Video Meta Mark Zuckerberg Pakai Teknologi X Elon Musk, Buat Fitur Apa?"


(asj/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork