Google Blokir Iklan yang Promosikan Aplikasi Mata-mata

Google Blokir Iklan yang Promosikan Aplikasi Mata-mata

Josina - detikInet
Jumat, 15 Okt 2021 08:28 WIB
FILE PHOTO: A 3D printed Android mascot Bugdroid is seen in front of a Google logo in this illustration taken July 9, 2017. Picture taken July 9, 2017.  REUTERS/Dado Ruvic/Illustration - RC1B112FBA80/File Photo
Foto: Dado Ruvic/Reuters
Jakarta -

Google belum lama ini telah menghapus sejumlah iklan yang mempromosikan aplikasi spyware (mata-mata) konsumen di Play Store. Alasannya, tentu saja karena melanggar kebijakan Google dan melanggar privasi orang lain.

Iklan ini mempromosikan jika aplikasi tersebut dapat digunakan para orang tua untuk mengawasi penggunaan perangkat pada anak-anak mereka seperti memantau panggilan, pesan masuk, foto dan juga lokasi.

Namun, aplikasi ini seringkali dibuat untuk dipasang secara diam-diam dan tanpa persetujuan pemilik perangkat, seperti mengawasi gerak-gerik pasangan yang dicurigai berselingkuh atau disebut juga 'stalkware'.

Mengutip laporan dari TechCrunch, ditemukan adanya lima pembuat aplikasi yang mendorong aplikasi spyware ini ke konsumen. Ditemukan bahwa pembuat aplikasi ini menggunakan solusi untuk menghindari deteksi dari sistem Google. Dalam laporan tersbut, salah satu pembuat spyware menjalankan iklan yang tertaut ke halaman web di luar domain pembuat aplikasi.

Melalui sebuah postingan blog tentang kebijakan iklan Google yang diperbarui tahun lalu, Malwarebytes, seorang ahli di bidang anti-malware mengatakan bahwa perubahan tersebut tidak lengkap.

Kebijakan iklan Google secara eksplisit menyatakan aplikasi pemantauan anak dan layanan investigasi pribadi merupakan pengecualian untuk aturan barunya. Pasalnya, batas antara aplikasi penguntit yang digunakan untuk memata-matai pasangan dan aplikasi yang digunakan untuk memantau anak-anak sulit ditentukan.



Simak Video "Refleksi Google di Ulang Tahun ke-23"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/rns)