Cara Unik Microsoft Berantas Malware Trickbot

Cara Unik Microsoft Berantas Malware Trickbot

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 14 Jul 2021 17:35 WIB
NEW YORK, NY - MAY 2: The Microsoft logo is illuminated on a wall during a Microsoft launch event to introduce the new Microsoft Surface laptop and Windows 10 S operating system, May 2, 2017 in New York City. The Windows 10 S operating system is geared toward the education market and is Microsofts answer to Googles Chrome OS. (Photo by Drew Angerer/Getty Images)
Foto: Drew Angerer/Getty Images
Jakarta -

Trickbot bukanlah malware baru, ia sudah beraksi sejak 2016 dan memakan banyak korban. Berbagai cara sudah dipakai untuk membunuh malware ini, tapi sampai saat ini masih tetap menyebar.

Malware ini menginfeksi bermacam perangkat dengan tingkat keamanan rendah, seperti router dan perangkat internet of things (IoT). Dari perangkat itulah malwarenya menyebar ke perangkat lain tanpa disadari korbannya.

Sejak 2016, diperkirakan sudah ada lebih dari sejuta perangkat yang terinfeksi malware ini. Perangkat yang terinfeksi itu kemudian akan menjadi 'pasukan' botnet untuk pembuat malwarenya, yang bisa dikerahkan kapan pun dibutuhkan.

Botnet ini menjadi senjata si operator untuk mencuri data pribadi perbankan, menyediakan jasa serangan ransomware yang membuat perusahaan tak bisa beroperasi karena datanya disandera.

Berbagai pihak sudah mencoba memberantas Trickbot maupun sindikat hacker di baliknya. Termasuk Kementerian Pertahanan AS lewat US Cyber Command. Namun sindikat yang kabarnya berbasis di Rusia, Belarusia, Ukraina, dan Suriname ini tetap beroperasi.

Hal tersebut diakui oleh Amy Hogan-Burney, GM di Digital Crimes Unit milik Microsoft, yang menyebut Trickbot masih menjadi masalah bagi mereka. Salah satu langkah terbaru Microsoft untuk memberantas Trickbot adalah dengan mendatangi rumah-rumah pelanggan internet kabel di Brasil.

Mereka bekerja sama dengan penyedia layanan internet di Brasil untuk mengganti router-router yang sudah terinfeksi dengan router yang 'bersih', demikian dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (14/7/2021).

Tampaknya segala macam cara harus dipakai untuk memberantas Trickbot. Pasalnya mereka tak pilih-pilih korban, dari kantor pemerintahan, sekolah, sampai rumah sakit pun menjadi korbannya. Jika rumah sakit menjadi korban serangan ransomware, bukan tak mungkin akan jatuh korban jiwa.



Simak Video "Buru Bos Hacker Ransomware, AS Tawarkan Hadiah Setara Rp 143 M"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)