Data Pelanggan McDonald's Dicuri, Indonesia Salah Satunya?

Data Pelanggan McDonald's Dicuri, Indonesia Salah Satunya?

Josina - detikInet
Minggu, 13 Jun 2021 06:40 WIB
Hacker di Indonesia bobol puluhan ribu data pemohon bansos AS, raup hampir setengah miliar rupiah
Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Jaringan makanan cepat saji McDonald's ditimpa masalah terkait keamanan pengguna. Menurut laporan The Wall Street Journal, McDonald's adalah perusahaan terbaru yang data pribadi pelanggannya dicuri hacker.

Tidak seperti serangan baru-baru ini yang menimpa CNA Financial dan Colonial Pipeline, McDonald's mengklaim tidak berurusan dengan ransomware, tetapi informasi perusahaan di Amerika Serikat diambil, bersama dengan beberapa data pelanggan di Korea Selatan dan Taiwan.

Dilansir detiKINET dari The Verge, Minggu (13/6/2021) perusahaan menemukan pelanggaran data setelah menyewa konsultan untuk menyelidiki aktivitas tidak sah pada sistem keamanan internal.

Di AS, data yang diakses termasuk informasi kontak bisnis untuk waralaba, kapasitas tempat duduk toko, dan luas area bermain.

Sedangkan di cabang McDonald's di Korea Selatan dan Taiwan mengalami pencurian data pribadi pelanggan dan kejadian ini perusahaan akan mengambil langkah-langkah untuk memberi tahu regulator dan pelanggan yang terdaftar dalam file-file tersebut.

Demikian McDonald's menekankan tidak ada informasi pembayaran pelanggan yang terkandung dalam file-file yang terdampak.

McDonald's mengatakan operasi bisnis tidak terganggu oleh pelanggaran data dan dalam beberapa hari mendatang, beberapa cabang tambahan akan mengambil langkah-langkah untuk menangani file yang berisi data pribadi karyawan.

The Wall Street Journal melaporkan, cabang lain ini termasuk Afrika Selatan dan Rusia, yang keduanya ditandai dalam penyelidikan awal konsultan keamanan.

Hingga berita ini naik, belum diketahui apakah cabang McDonald's di negara lain termasuk Indonesia terkena dampak pelanggaran data ini atau tidak.

Pelanggaran data non-pembayaran dari jaringan restoran seperti McDonald's memang tidak parah hingga membuat operasional bisnis terganggu, tetapi ini adalah contoh lain bagaimana perusahaan besar juga menjadi target yang seringkali mudah untuk para hacker.



Simak Video "BTS Meal Hadirkan 2 Saus Spesial"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fyk)