WFH dan Perangkat Jadul Bikin Risiko Keamanan Siber Meningkat - Halaman 2

WFH dan Perangkat Jadul Bikin Risiko Keamanan Siber Meningkat

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 19 Jun 2020 12:34 WIB
WFH
Ilustrasi WFH. Foto: shutterstock

Bisnis akan membutuhkan peralatan, pengetahuan, dan keahlian untuk dapat merancang ulang jaringan untuk evolusi 'normal baru' dalam jangka pendek, menengah dan panjang, di mana orang-orang bekerja dari jarak jauh, dan dengan perangkat apa pun - tidak saja dalam mendukung ruang korporasi tetapi juga area-area publik dan ritel di mana social distancing biasanya sulit untuk dilakukan.

Evolusi jaringan harus berjalan seiring dengan transformasi digital
Sebagai bagian dari strategi transformasi digital, organisasi-organisasi terkemuka sudah menggunakan jaringan untuk memungkinkan model bisnis baru (sebagai contoh Internet of Things) atau mengoptimalkan model operasional yang ada (sebagai contoh pelacakan aset).

Sebagai alternative lainnya, bisnis dapat berinvestasi dalam teknologi seperti halnya robotic process automation (RPA), sebagai bagian dari inisiatif transformasi digital mereka untuk menghemat biaya dan meningkatkan layanan dengan cara yang gesit.

Apa pun alasannya; transformasi digital membantu meningkatkan pengalaman pelanggan dan karyawan, didukung oleh jaringan. Inisiatif ini hanya akan dipercepat dengan dukungan infrastruktur yang relevan dan aman di 'normal baru' terutama yang berkaitan dengan inisiatif-inisiatif bisnis baik di area teknologi, operasional dan keuangan.

"Jaringan adalah platform untuk melakukan transformasi digital bisnis. Untuk itu, keberadaannya dimanapun, fleksibel, kuat dan aman untuk beradaptasi dengan mudah terhadap perubahan bisnis, sambil meningkatkan kematangan lingkungan pada dukungan operasionalnya. Bisnis yang menggunakan otomatisasi dan kecerdasan jaringan tingkat tinggi untuk mengoptimalkan operasionalnya akan memperoleh keunggulan kompetitif yang signifikan dan merealisasikan manfaat ekonomi cloud, dengan aman," tutup Lopez.

(asj/fay)