UI Tanggapi Isu Peretasan Website Fakultas

UI Tanggapi Isu Peretasan Website Fakultas

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Kamis, 28 Mei 2020 22:42 WIB
Kampus UI Depok
UI Tanggapi Isu Peretasan Website Fakultas (Foto: dok UI)
Jakarta -

Beredar kabar peretasan situs 2 fakultas di Universitas Indonesia (UI). Pihak kampus pun memastikan seluruh data aman.

Dalam rilis UI kepada detikINET, Kamis (28/5/2020) UI menjelaskan soal isu peretasan situs Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom UI) dan Fakultas Kedokteran (FKUI) di twitter. Mereka memastikan seluruh data sivitas akademika UI khususnya dari kedua fakultas tersebut aman.

UI telah menerima laporan terkait adanya kebocoran data tersebut dari Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada 11 Mei 2020 lalu dan telah ditangani dengan baik. Menurut UI, data yang diretas merupakan data dummy dari plugin website pada medio 2010.

Kepala Biro Humas dan KIP UI, Amelita Lusia, menjelaskan berdasarkan hasil investigasi Center for Cyber Security and Cryptography Fasilkom UI, kebocoran data yang dilaporkan merupakan insiden keamanan yang terjadi pada tahun 2015. Penyebab kebocoran data saat itu adalah sebuah bug pada plugin pada salah satu website dengan domain www.cs.ui.ac.id yang dalam masa pengembangan pada tahun 2010.


Data yang diretas tersebut merupakan data dummy dari plugin website pada medio 2010, sehingga tidak berkaitan dengan akses ke sistem-sistem di lingkungan UI pada saat ini yang sudah berbasiskan Single Sign On (SSO). Peretasan pada tahun 2015 tersebut telah ditangani dengan baik.

Di sisi lain, pada website www.mru.fk.ui.ac.id yang diretas, Amelita menjelaskan, domain tersebut sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 2014. Domain telah beralih ke www.research.fk.ui.ac.id.

"Dapat kami pastikan pula bahwa data yang diretas bukanlah data sensitif dan kata sandi masih terenkripsi," ujar Amelita menjelaskan berkaitan peretasan pada website FKUI.

Menurut Amelita, UI tetap melakukan usaha-usaha untuk mengatasi kemungkinan celah kerentanan yang ada, termasuk memutakhirkan keamanan sistem yang ada di lingkungan fakultas pada khususnya, maupun UI secara keseluruhan. UI juga berkomitmen untuk menjaga privasi data mahasiswa dan staf dengan melakukan berbagai tindakan pencegahan dalam rangka pengamanan data pribadi.


Menanggapi insiden kebocoran data seperti ini dan meningkatnya jumlah serangan komputer melalui Internet, Amelita mengatakan UI secara kontinyu meningkatkan sistem dan praktik dalam menjaga keamanan informasi yang sensitif.

Sementara itu, Ketua Center for Cyber Security and Cryptography Fasilkom UI Setiadi Yazid, PhD menuturkan bahwa masalah keamanan adalah masalah bersama. UI sangat menghargai masukan dari semua pihak.

"Dengan ini kami juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional BSSN dan Community For Academic Computer Security Incident Response Team (ACAD-CSIRT) yang sudah memberikan notifikasi keamanan dengan cermat," ujarnya.



Simak Video "Aktivis Ravio Patra Sempat Laporkan Peretasan ke WhatsApp"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)