Tips Amankan Akun WhatsApp, Meski OTP Dijebol Penjahat - Halaman 2

Tips Amankan Akun WhatsApp, Meski OTP Dijebol Penjahat

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 30 Des 2019 14:51 WIB
Foto: Dok. REUTERS/Thomas White/File Photo

"Kalau PIN ini diaktifkan, maka setelah OTP dimasukkan, masih ada kunci PIN lagi untuk bisa masuk," ucap pendiri komunitas gadget Gadtorade ini.

Seperti layanan digital pada umumnya, ketika ada yang ingin masuk ke akun, pemilik layanan tersebut akan mengirimkan OTP melalui SMS. Bila, menekan 'resend code', nantinya penyedia layanan memberi opsi kalau OTP diinfokan via sambungan telepon.

"Caranya sama persis dengan cara ambil alih akun Gojek. Makanya, Maia bisa dibobol akun Gojek, WA, plus Tokopedia sekalian," tutur dia.



Lucky mengatakan bahwa WhatsApp itu memiliki dua kunci. Pertama dengan lewat OTP dan kedua lewat PIN. Untuk mengaktifkan PIN, pengguna bisa buka aplikasi WhatsApp, kemudian pilih setting > account > two-step verification. Lalu, aktifkan PIN-nya sesuai yang kalian inginkan.

"Kalau OTP jebol, karena nggak tahu PIN-nya, tetapi tidak bisa masuk. OTP itu kayak kunci rumah, PIN itu kunci lemari. Jadi, untuk ambil barang di lemari, butuh dua kunci tersebut," pungkasnya.



Dipaparkan Lucky, melalui WhatsApp, oknum ojol itu bisa ambil akun Tokopedia milik Maia karena e-Commerce tersebut bisa kirim OTP di WhatsApp. Usai masuk ke akun Tokopedia, oknum itu lantas berusaha beli ponsel, namun untungnya akun Maia di Tokopedia ini tersebut ke kartu kredit.

"Bagusnya kartu kredit biasanya kirim SMS OTP sebelum meloloskan pembayaran. Mungkin baiknya kalian yang sering belanja online, repot sedikitlah, masukkan nomor kartu kredit tiap transaksi daripada dikuras," pungkasnya.

Sebelumnya terkait kejadian Maia, pihak Gojek pun langsung bertindak menghubungi Maia. Gojek pun mengingatkan semua pengguna untuk berhati-hati dan mengecek kembali jika dihubungi oleh pihak yang mengaku dari Gojek atau mitra Gojek. Perusahaan, mitra Gojek dan GoFood pun tidak pernah meminta kode apa pun lewat cara apa pun.

"Kami tengah menghubungi Ibu Maia mengenai kasus tersebut dan kami siap membantu agar penipu dapat diusut dan ditindak oleh pihak kepolisian," kata kata Senior Manager Corporate Affairs Gojek, Alvita Chen. (agt/fay)