Pemerintah AS & FBI Kena Retas

Pemerintah AS & FBI Kena Retas

Yudhianto - detikInet
Senin, 21 Des 2015 14:15 WIB
ilustrasi (ist)
Jakarta -

Berbekal infrastruktur kelas wahid ternyata tak menjamin pemerintah Amerika Serikat (AS) dan FBI terhindar dari aksi hacking. Kedua institusi melaporkan bahwa jaringannya telah berhasil ditelusupi pihak asing yang belum diketahui sumbernya.

Dari pernyataan pemerintah AS dan juga FBI, dugaan penyerangan tidak dilakukan oleh kelompok hacker independen, semacam Anonymous. Pasalnya serangan yang dilakukan dengan metode yang disebut sangat rumit.

Beredar spekulasi adalah China atau Rusia yang berada di balik serangan tersebut. Namun sepertinya baik FBI maupun pihak pemerintah AS tak mau menyulut api, sehingga belum menyalahkan siapapun atas serangan tersebut.

Pastinya konsekuensi yang terjadi akibat serangan ini kabarnya berujung pada kebocoran informasi rahasia kepunyaan pemerintah AS.

Seperti detikINET kutip dari Tech Viral yang melansirnya dari CNN, Senin (21/12/2015), terjadinya serangan disebut dengan cara memanfaatkan kerentanan yang berada di perangkat jaringan kepunyaan Juniper yang dipakai kedua institusi. Saat ini pihak Juniper Networks tengah melakukan penyelidikan terkait hal itu.

“Kami menyadari kerentanan ini telah diumumkan sebelumnya oleh Juniper. Department of Homeland Security telah melakukan kontak dengan perusahaan (Juniper -red). Manajemen berkomitmen untuk meningkatkan cybersecurity nasional demi memperkuat pertahanan cyber kami (pemerintah AS –red), mengawasi aktivitas musuh dan merespons secara efektif terhadap masalah yang terjadi,” kata pihak Juniper.

(yud/ash)