Sabtu, 31 Jul 2010 11:56 WIB

'Kena Virus, Indonesia Lebih Suka Format Komputer'

- detikInet
Yogyakarta - Menurut studi yang dipaparkan perusahaan antivirus Kaspersky, mayoritas pengguna komputer di Indonesia lebih suka memformat ulang harddisk karena tak mau repot membersihkan virus yang hinggap pada komputernya.

Demikian diutarakan Product Manager untuk Kaspersky dari Astrindo Starvision, Erwin Yovitanto, saat ditemui detikINET di sela roadshow Kapersky di Royal Garden Restaurant, Yogyakarta.

"Sebuah studi menemukan bahwa orang Indonesia kebanyakan lebih suka memformat ulang daripada mencoba membersihkan virus pada komputer mereka," begitu kata Erwin tanpa menyebut secara detail tentang studi tersebut.

Namun, kebiasaan itu menjadi tantangan bagi Kaspersky selaku pengembang solusi manajemen konten keamanan untuk mengedukasi para pengguna komputer di Indonesia. Itu alasan mengapa Kasperky menggelar roadshow.

Di sela roadshow yang digelar Jumat (30/7/2010), pengembang antivirus ini merilis versi terbaru produk konsumen andalannya, yaitu Kapersky Internet Security 2011, Kaspersky Anti-Virus 2011 dan Kaspersky Mobile Security 9.

Menurut Erwin, ketiga antivirus itu cukup bisa diandalkan untuk memberikan keamanan ketika pengguna sedang berselancar di internet, baik melalui komputer desktop, laptop, maupun untuk ponsel smartphone.

Dalam kesempatan roadshow, Kaspersky juga membawa teknologi System Watcher yang bisa memonitor semua aktivitas komputer secara penuh. Teknologi ini diklaim mampu menciptakan, memodifikasi file, sistem call, dan mengubah sistem register.

Salah satu fitur terbaru dari produk tersebut adalah kemampuan untuk menggunakan CD instalasi sebagai emergency disk yang berisi berbagai fitur untuk pemindaian atau merawat komputer terinfeksi tanpa perlu mengunduh sistem operasi bootable.

Antivirus

Varian antivirus yang dirilis Kaspersky memiliki beragam fitur yang ditawarkan. Kaspersky Internet Security 2011, misalnya, berisi modul Parental Control lanjutan untuk membatasi anak ke situs jejaring sosial, instant messaging, dan program spesifik lainnya. Produk ini juga diklaim dapat mengontrol file yang bisa diunduh untuk transfer data pribadi.

Sementara versi baru dari Kaspersky Mobile Security 9, memiliki fitur Anti-Theft yang dapat digunakan oleh pengguna smartphone untuk memblokir ponsel jika hilang atau dicuri, menghapus memorinya, mencarinya via GPS, serta menerima pemberitahuan mengenai nomor SIM baru jika diganti.

Kaspersky Mobile Security 9 ini tersedia bagi pengguna ponsel Microsoft Windows Mobile versi 5.0, 6.0, 6.1, 6.5, dan ponsel bersistim operasi Symbian 9.1, 9.2, 9.3, 9.4 series 60 Nokia. "Ke depannya, akan hadir pula bagi pengguna ponsel Android dan BlackBerry," tandas Erwin.



(rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com