×
Ad

Gerhana Matahari Total 12 Agustus, Begini Cara Aman Melihatnya

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 11 Agu 2026 15:16 WIB
Ilustrasi anak-anak menonton gerhana matahari (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Gerhana Matahari Total akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Fenomena astronomi ini menjadi salah satu peristiwa langit yang menarik perhatian karena Bulan akan menutupi seluruh permukaan terang Matahari dari sudut pandang pengamat di jalur totalitas.

Namun, tidak semua wilayah Bumi bisa menyaksikan Gerhana Matahari Total tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena ini tidak dapat diamati secara langsung dari Indonesia karena jalur gerhana tidak melewati wilayah Tanah Air. Selain itu, proses gerhana berlangsung ketika sebagian besar wilayah Indonesia berada dalam kondisi malam hari.

Gerhana akan melintasi sejumlah wilayah di belahan Bumi utara, termasuk Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, serta Spanyol bagian utara. NASA juga memasukkan Gerhana Matahari Total 12 Agustus sebagai salah satu fenomena langit utama yang dapat diamati pada Agustus 2026.

Bagaimana Gerhana Matahari Terjadi

Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi. Ketiganya berada pada posisi yang cukup sejajar sehingga bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi.

Pada Gerhana Matahari Total, pengamat yang berada di jalur bayangan inti atau umbra Bulan akan melihat seluruh piringan Matahari tertutup.

Ketika totalitas terjadi, bagian luar atmosfer Matahari yang disebut korona dapat terlihat. Inilah salah satu daya tarik utama gerhana total karena korona biasanya tidak terlihat dengan mata telanjang akibat kalah terang dari permukaan Matahari. Namun, pemandangan tersebut hanya dapat disaksikan dari wilayah yang berada di jalur totalitas.



Simak Video "Video Top 5: Ronaldo Nikah hingga Gerhana Matahari Total"


(rns/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork