×
Ad

Mengapa Ibu Monyet Punch Menelantarkannya? Ini Penjelasan Pakar

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 25 Feb 2026 13:15 WIB
Mengapa Ibu Monyet Punch Menelantarkannya? Ini Penjelasan Pakar. Foto: X @ichikawa_zoo
Jakarta -

Punch atau Panchi-kun di Jepang, lahir Juli 2025 dan penjaga kebun binatang merawatnya sejak saat itu. Ia tampaknya hanya memiliki satu teman, sebuah boneka orangutan kecil yang ia seret ke mana-mana. Mengapa ibunya menelantarkannya?

Bayi monyet Jepang (Japanese macaque) secara alami akan mencengkeram tubuh ibunya setelah lahir untuk membangun kekuatan otot. Staf kebun binatang memberinya boneka untuk mengatasi kecemasan dan rasa kesepiannya, sekaligus pengganti fisik sosok ibu.

Staf Kebun Binatang Kota Ichikawa menyebut Punch diperkenalkan kembali ke kawanan bulan Januari, tapi kesulitan menyesuaikan diri, bahkan kadang dikejar-kejar kera lebih tua. Pihak kebun binatang sejak itu menyatakan kawanan kera mulai menerima Punch. Nah orang bertanya apa yang menyebabkan ibu kera menelantarkan bayinya?

Pakar menyebut ibu primata di alam liar sangat jarang menelantarkan bayi. "Faktanya, ibu primata adalah salah satu ibu terbaik yang akan Anda temukan di kerajaan hewan," kata John Mitani, ahli ekologi perilaku primata yang dikutip detikINET dari Huff Post.

"Mereka biasanya sangat memperhatikan bayi mereka dan menjaga tetap dekat beberapa minggu dan bulan pertama. Misalnya pada kera Jepang seperti Punch, ibu mempertahankan ikatan sosial jangka panjang dengan putri mereka, karena betina tetap berada di kelompok kelahiran sepanjang hidup. Jadi kasus penelantaran bayi seperti ini sangat langka," papar dia.

Alasan di Balik Penelantaran

Penelantaran memang jarang, tapi bisa terjadi. Ada beberapa kasus terutama di penangkaran, di mana ibu primata mungkin menolak bayinya. Dilaporkan bahwa Punch lahir saat gelombang panas yang mungkin meningkatkan stres bagi ibunya.

"Dari perspektif biologis, ini mungkin akibat dari ibu memprioritaskan kelangsungan hidupnya sendiri dan reproduksi masa depan daripada berinvestasi pada keturunannya saat ini, yang mungkin peluang kematiannya lebih tinggi di lingkungan penuh tekanan," jelas Alison Behie, profesor antropologi biologi Australian National University.

Perlu dicatat primata berkembang perlahan dan cenderung berumur panjang. Berarti mengasuh anak adalah keterampilan yang dipelajari seiring waktu. Meskipun kasus penelantaran tidak biasa, fakta bahwa ibu Punch dilaporkan baru pertama kali melahirkan mungkin berkontribusi pada penelantaran tersebut.

Apa yang akan terjadi di alam liar jika bayi seperti Punch ditelantarkan? "Di alam liar, bayi yang ditelantarkan ibunya saat masih menyusui sering kali mati karena tidak punya sumber makanan," sebut Behie.

"Jika hewan tersebut ditelantarkan atau jika ibunya mati, yang lebih umum terjadi daripada penelantaran setelah mereka disapih, mereka tetap menghadapi peluang kematian lebih tinggi dibanding bayi dengan ibu," imbuhnya.

Monyet yang ditelantarkan juga dapat menghadapi lebih banyak agresi dan pertumbuhan mereka terhambat akibat berada di posisi terbawah hierarki dengan akses makanan yang lebih sedikit.

Meski begitu, kadang monyet lain yang berjiwa keibuan turun tangan. Pengasuhan oleh anggota kelompok yang bukan ibu kandung telah diamati pada populasi kera yang hidup bebas. Sering kali pengasuhan datang dari kerabat biologis dekat si bayi, seperti saudara kandung, tapi bisa juga dari yang tidak punya hubungan darah.

Terkadang pengasuhan datang dari pejantan dewasa yang mungkin merupakan teman istimewa sang ibu dan mungkin memiliki hubungan darah dengan bayi. Namun pengasuhan ibu kandung tetaplah krusial, karena ibu primata adalah sumber utama nutrisi dan sosialisasi bagi bayi.

"Dalam kasus Punch, menurut saya dia mungkin tidak memiliki kakak atau kerabat lain dalam kelompok untuk membantunya. Meskipun demikian, dia ada pengasuh manusia yang akan terus menjaganya, yang menjadi pertanda baik bagi masa depannya," cetus Mitani.

Saksikan Live DetikSore :



Simak Video "Video: Respons Polisi soal Viral Warga Protes Prosedur Razia di Empat Lawang"

(fyk/rns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork