Ilmuwan Bedah Kekuatan Super Spider-Man Dibanding Laba-laba - Halaman 2

Ilmuwan Bedah Kekuatan Super Spider-Man Dibanding Laba-laba

ADVERTISEMENT

Ilmuwan Bedah Kekuatan Super Spider-Man Dibanding Laba-laba

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 16 Des 2021 20:00 WIB
Spider-Man: No Way Home
Kekuatan Spider-Man Jika Dilihat dari Sains. Foto: dok. Sony

Merangkak di dinding

Tidak ada penjelasan tunggal untuk kemampuan Spider-Man yang bisa menempel dan memanjat dinding. Penjelasan untuk Spider-Man di buku komik aslinya misalnya, disebutkan bahwa superhero ini bisa mengikat dirinya ke permukaan dinding melalui gaya elektrostatik.

Sementara di film, Peter Parker terlihat punya rambut halus yang tajam yang tumbuh di ujung jarinya. Rambut tajam ini memungkinkannya untuk mencengkeram permukaan. Pada kenyataannya, metode tersebut sepertinya agak mirip dengan fakta laba-laba.

"Setiap laba-laba dapat memanjat dinding bata yang kasar karena mereka memiliki cakar. Tapi laba-laba pelompat dan beberapa kelompok lain memiliki bulu mikroskopis khusus di ujung kaki mereka yang mampu menempel di permukaan halus," terang Crawford.

Rambut laba-laba mengandung ratusan ribu rambut yang bahkan lebih kecil yang disebut setules, yang dapat memanfaatkan gaya van der Waals, tarikan gaya antarmolekul antar molekul, untuk menciptakan ikatan molekul sementara dengan permukaan. Para ilmuwan telah menyimpulkan bahwa ikatan ini begitu kuat sehingga laba-laba dapat membawa 173 kali berat tubuhnya saat menempel pada permukaan.

Jaring laba-laba

Jaring laba-laba Spider-Man anehnya sangat kuat. Contohnya saja, dalam salah satu adegan di Spider-Man Homecoming, jaring laba-laba digambarkan cukup tangguh untuk mencegah feri terbelah menjadi dua. Meski di film tampak lebay, karakteristik ini mirip dengan fakta jaring laba-laba yang sebenarnya.

"Benang laba-laba biasa hanya beberapa mikron tebalnya. Meski demikian, benang ini jauh lebih kuat daripada sesuatu seperti kabel baja biasa. Jaring laba-laba mungkin adalah serat alami terkuat yang pernah diketahui," kata Crawford.

Inilah sebabnya mengapa para ilmuwan berusaha untuk mereproduksi sutra laba-laba secara artifisial untuk digunakan dalam helm sepeda dan plastik sekali pakai.

Melihat Spider-Man menggunakan jaringnya untuk berayun melewati gedung pencakar langit sepertinya tidak terlalu mengada-ada. Crawford mengatakan laba-laba memang berayun dari titik tinggi ke rendah menggunakan benang yang dihasilkannya.

Indra laba-laba

Salah satu kekuatan Spider-Man yang paling terkenal adalah indra laba-laba yang memberinya kemampuan untuk merasakan bahaya sebelum terjadi. Pertanda akan datang, diwakili oleh perasaan kesemutan di bagian belakang lehernya.

"Bahaya adalah hal yang subjektif," kata Crawford, yang skeptis terhadap ide bahwa laba-laba bisa merasakan peringatan bahaya sebelum terjadi. "Itu lebih terdengar seperti firasat. Dan saya tidak percaya ada penelitian yang menunjukkan firasat pada laba-laba," ujarnya.

Indera laba-laba yang sesungguhnya, Crawford menjelaskan, adalah menyesuaikan diri dengan lingkungan lokal mereka, tetapi memiliki batas. Laba-laba memiliki rambut yang sangat sensitif terhadap getaran udara. Termasuk frekuensi yang sangat spesifik dari apa yang kita sebut suara.

"Mereka juga memiliki apa yang kita sebut indra kemotaksis, yang mungkin digambarkan sebagai penciuman dengan sentuhan. Hanya beberapa laba-laba yang dapat mendeteksi bau di udara," terangnya.

"Dan untuk penglihatan mereka, kemampuan itu bervariasi pada jenis laba-laba. Laba-laba pelompat memiliki beberapa penglihatan terbaik di dunia hewan, hampir sama baiknya dengan manusia. Namun, mata laba-laba rumahan tidak dapat membentuk gambar yang dapat dikenali sama sekali," tutupnya.

(rns/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT