4 Astronaut Mudik ke Bumi Setelah 200 Hari di Luar Angkasa

4 Astronaut Mudik ke Bumi Setelah 200 Hari di Luar Angkasa

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 10 Nov 2021 07:15 WIB
An CG astronaut in a modern space suit, connected to a tethered lifeline floats in deep space and looks at the lights of planet earth as the sun rises. Distant stars and galaxies are visible in the background. Credit: NASA https://earthobservatory.nasa.gov/images/79790/city-lights-of-asia-and-australiaand ESO for background images.
Foto: Getty Images/iStockphoto/peepo
Jakarta -

Empat astronaut kembali ke Bumi pada hari Senin (8/11) waktu setempat menggunakan kapsul Dragon SpaceX. Mereka mengakhiri misi setelah bertugas selama 200 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Kapsul mereka melesat di langit larut malam seperti meteor yang menyilaukan sebelum akhirnya terjun ke Teluk Meksiko di lepas pantai Pensacola, Florida, Amerika Serikat (AS). Tim kapal penyelamat pun langsung bergerak menjemput mereka.

"Atas nama SpaceX, selamat datang di rumah Planet Bumi," sambut SpaceX Mission Control lewat radio dari California Selatan.

Kepulangan mereka membuka jalan bagi peluncuran empat penggantinya menggunakan kapsul SpaceX yang dijadwalkan Rabu (10/11) malam waktu AS. Awalnya, para pendatang baru itu dijadwalkan meluncur lebih dulu, sebelum empat astronaut sebelumnya tiba di Bumi. Namun NASA mengubah urutannya berkaitan karena cuaca buruk dan kondisi medis astronaut.

Tim ini pun sempat terkendala masalah teknis. Saat pulang ke Bumi, mereka tidak bisa menggunakan toilet karena rusak. Sistem yang sangat penting itu terlarang digunakan empat astronaut misi Crew-2, begitu mereka meninggalkan ISS menuju Bumi.

Larangan ini terpaksa dikeluarkan karena kemungkinan adanya kebocoran urine di toilet seperti yang terdeteksi pada penerbangan Inspiration4 September lalu. SpaceX sejak itu mendesain ulang toiletnya untuk menghindari kebocoran pada penerbangan di masa depan.

Alhasil, kru ini menggunakan semacam popok atau pakaian dalam khusus. Alat pengelolaan limbah ini telah lama digunakan para astronaut untuk buang air kecil saat mengenakan pakaian luar angkasa ketika bertugas.



Simak Video "NASA Bersiap Terbangkan 4 Astronaut ke Stasiun Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)