Ilmuwan Temukan Virus Hendra Baru pada Kalong

Ilmuwan Temukan Virus Hendra Baru pada Kalong

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 21 Okt 2021 09:15 WIB
kelelawar
Foto: via Brainberries
Jakarta -

Virus Hendra jenis baru ditemukan pada flying fox atau kalong oleh para ilmuwan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO). Sebelumnya, virus Hendra dikenal sebagai penyakit infeksi pada kuda yang bisa menular pada manusia.

CSIRO merinci temuan mereka dalam makalah yang diterbitkan beberapa hari setelah bentuk genetik baru dari virus yang disebut HeV-g2 ditemukan pada seekor kuda di dekat Newcastle di New South Wales (NSW), Australia.

WHO menyebut virus Hendra adalah penyakit langka yang ditularkan dari hewan ke manusia. Virus ini dapat menyebabkan infeksi parah atau fatal pada kuda dan manusia, dan inang alami virus ini adalah kalong yang juga sering disebut kelelawar buah.

Studi sebelumnya menemukan keberadaan virus pada kelelawar buah di Queensland dan NSW. Menelusuri pemantauan sampel kalong dari tahun 2013 hingga 2021, para ilmuwan CSIRO menemukan jenis virus Hendra baru yang lazim pada kelelawar di Australia Selatan, Victoria, dan Australia Barat.

"Penting untuk dicatat bahwa Hendra tidak pernah dilaporkan menyebar langsung dari kelelawar ke manusia," kata salah satu ilmuwan CSIRO Dr Kim Halpin, dikutip dari 9News.

"Virus ini selalu ditularkan dari kuda yang terinfeksi ke manusia. Kami berharap tipe genetik baru ini akan berperilaku dengan cara yang sama," sambungnya.

Dr Halpin mengatakan, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui lebih banyak tentang mutasi virus Hendra. Para ilmuwan mengantisipasi vaksin virus Hendra yang ada untuk kuda agar bisa bekerja melawan bentuk mutasi yang baru.



Simak Video "Walau Berair Jernih Ternyata Danau Goa Kelelawar Pulau Kapota Wakatobi ini Juga Berlumpur Tebal "
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)