Perlombaan Antariksa Elon Musk dan Jeff Bezos, Siapa Pemenangnya?

Perlombaan Antariksa Elon Musk dan Jeff Bezos, Siapa Pemenangnya?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 18 Okt 2021 08:15 WIB
Elon Musk vs Jeff Bezos
Perlombaan Antariksa Antara Elon Musk dan Jeff Bezos, Siapa Pemenangnya? Foto: Dok. Detik
Jakarta -

Perlombaan antara Elon Musk dan Jeff Bezos untuk menguasai antariksa lewat perusahaan mereka, SpaceX dan Blue Origin, semakin ketat. Tapi menurut fisikawan Michio Kaku, pemenang perlombaan ini sudah jelas yaitu SpaceX.

Komentar ini disampaikan Kaku dalam wawancara dengan Fox Business beberapa waktu yang lalu. Kaku mengatakan SpaceX jauh lebih unggul ketimbang Blue Origin dan membawa Musk sebagai pemenang persaingan antara kedua miliarder.

"Mereka (SpaceX) telah mengelilingi Bumi beberapa kali, mereka pergi ke stasiun luar angkasa. Faktanya, peluncuran terakhir mereka bahkan melampaui teleskop luar angkasa Hubble; itu seberapa jauh mereka pergi ke luar angkasa," kata Kaku, seperti dikutip dari Interesting Engineering, Senin (18/10/2021).

"Selain itu, Elon Musk menjual tiket untuk pergi ke Bulan, dan miliarder Jepang benar-benar membeli semua tiket untuk penerbangan pertama ke Bulan," sambungnya.

Pernyataan Kaku memang benar adanya. SpaceX telah beberapa kali meluncurkan muatan dan misi berawak ke stasiun luar angkasa internasional (ISS) menggunakan roket Falcon 9 dan kapsul Dragon.

Belum lama ini mereka juga meluncurkan misi Inspiration4 yang beranggotakan empat astronaut amatir. Misi yang berlangsung selama tiga hari ini mencapai ketinggian 589 km, jauh lebih tinggi dari posisi ISS dan Hubble di orbit.

Di sisi lain, Blue Origin baru meluncurkan dua penerbangan berawak ke ketinggian sub-orbital. Berbeda dengan SpaceX yang sudah mencapai luar angkasa, penerbangan Blue Origin hanya mencapai ketinggian sekitar 100 km yang merupakan batas luar atmosfer Bumi.

Dalam penerbangan berawak terakhirnya pada 13 Oktober lalu, Blue Origin meluncurkan empat warga sipil yang salah satunya merupakan aktor William Shatner. Dalam penerbangan ini, Shatner dan kawan-kawan hanya menghabiskan waktu sekitar 3 menit dan 30 detik di kondisi gravitasi nol sebelum kembali ke Bumi.

Jika dibandingkan dengan misi Inspiration4 yang berlangsung selama tiga hari di luar angkasa, misi Blue Origin tentu terlihat lebih inferior ketimbang SpaceX.

"Jadi bukan lagi soal terbang selama tiga menit dan turun kembali. Tidak, kita sedang membicarakan soal Bulan sekarang," kata Kaku.

Kompetisi antara Musk dan Bezos tidak berhenti sampai di situ. Saat ini keduanya lewat SpaceX dan Blue Origin sedang bersaing memenangkan kontrak NASA untuk membangun wahana pendarat yang akan membawa astronaut ke Bulan pada tahun 2024.

Selain itu dua orang terkaya di dunia ini juga sama-sama memiliki bisnis internet satelit. Musk memiliki bisnis internet satelit Starlink yang merupakan bagian dari SpaceX, sedangkan Bezos memiliki Project Kuiper yang dikembangkan oleh Amazon.



Simak Video "Imbas Beri Kontrak ke SpaceX Elon Musk, NASA Digugat Jeff Bezos"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)