Daftar Asteroid Terbesar: Sebesar Bumi, Matahari Jadi Kecil

Daftar Asteroid Terbesar: Sebesar Bumi, Matahari Jadi Kecil

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 17 Okt 2021 06:46 WIB
Dapatkah kita bertahan hidup di asteroid?
Daftar Asteroid Terbesar: Sebesar Bumi, Matahari Jadi Kecil. Foto: BBC Karangan Khas
Jakarta -

Untuk pertama kalinya, astronom berhasil memetakan asteroid terbesar di jagat Tata Surya dari yang ukurannya sebesar Bumi dan ada yang bikin Matahari jadi mungil. Ini daftar 42 asteroid terbesar di Tata Surya.

Astronom memanfaatkan teleskop darat, European Southern Obsevatory Very Large Telescope (ECO VLT) di Chile, Amerika Selatan.

Sabuk asteroid yang terletak di antara Mars dan Jupiter kemudian diamati, kemudian ditemukan daftar 42 asteroid terbesar dengan citra lebih tajam dari sebelumnya.

Hasilnya, Ceres adalah asteroid yang paling besar sejauh ini ditemukan di Tata Surya. Ceres yang punya diameter 950 km ini pertama kali ditemukan pada 1801 oleh Giuseppe Piazzi.

Ketika itu, benda antariksa tersebut diklasifikasikan sebagai planet, kini sebagai asteroid. Wahana antariksa Dawn milik NASA berhasil memotret resolusi tinggi pada 2015.

Sedangkan yang terkecil dari daftar 42 asteroid terbesar itu Urania yang namanya diambil dari mitologi Yunani, salah satu putri dari Zeus dan Mnemosine. Urania diketahui panjang 111 km dan lebar 89 km.

"Singkatnya, variasi luar biasa dalam komposisi mereka hanya dapat dipahami jika benda-benda tersebut berasal dari wilayah yang berada di Tata Surya," ujar Josef Hanu dari Universitas Charles, Praha, Republik Ceko, salah satu penulis penelitian dikutip dari Tech Explorist, Minggu (17/10/2021).

Daftar 42 asteroid terbesar yang paling rinci terpantau di Tata Surya.Daftar 42 asteroid terbesar yang paling rinci terpantau di Tata Surya. Foto: ESO/M. Kornmesser/Vernazza et al./MISTRAL algorithm (ONERA/CNRS)

Sebelumnya, hanya sedikit asteroid yang dapat terlihat detail. Hal itu faktor wahana luar angkasa yang telah 'bertamu' ke benda antariksa tersebut.

"Hanya tiga asteroid di sabuk utama besar, Ceres, Vesta dan Lutetia yang telah dicitrakan dengan tingkat detail yang tinggi sejauh ini, karena mereka telah dikunjungi oleh misi antariksa Dawn dan Rosetta dari NASA," ungkap Pierre Vernazza, dari Laboratoire d'Astrophysique de Marseille di Prancis, yang memimpin studi asteroid yang diterbitkan hari ini di Astronomy & Astrophysics.

Gambar rinci 42 asteroid terbesar di Tata Surya tersebut merupakan lompatan besar di bidang astronomi, khususnya pengamatan terhadap asteroid.

Temuan ini diharapkan dapat menjawab dari pertanyaan misterius sampai saat ini, soal tentang awal kehidupan, semesta, dan lainnya.



Simak Video "Mengulik Misi DART NASA dalam Hancurkan Asteroid"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)