Arkeolog Temukan Tambang Kuno untuk Bangun Kompleks Suci Yerusalem

Arkeolog Temukan Tambang Kuno untuk Bangun Kompleks Suci Yerusalem

Tim - detikInet
Jumat, 01 Okt 2021 21:45 WIB
Yerusalem
Arkeolog Israel Temukan Tambang Kuno untuk Bangun Kompleks Suci Yerusalem. Foto: Express.co.uk
Jakarta -

Para arkeolog Israel yang sedang menggali dan meneliti di Yerusalem menemukan sebuah tambang besar yang berasal dari periode Bait Suci Kedua pada 2.000 tahun lalu. Tambang ini diyakini untuk membangun kompleks suci di Yerusalem.

Tambang yang baru sebagian digali ini mencakup luas 0,15 hektar, dan diperkirakan dua atau tiga kali lebih besar dari ukuran yang sudah digali. Blok bangunan besar yang diambil darinya berukuran 1,5 x 2 m.

"Proyek pembangunan skala besar di Yerusalem kuno, seperti Temple Mount, membutuhkan sejumlah besar bahan bangunan dan kemampuan untuk mengatur dan mengoordinasikan penggalian dan pengangkutan ribuan blok bangunan ke kota kuno," kata Dr. Moran Hagbi, seorang arkeolog di Israel Antiquities Authority (IAA).

"Blok bangunan dalam berbagai tahap pekerjaan ditemukan di tambang. Misalnya, kami menemukan balok batu persegi besar yang akan terlepas dari batuan dasar, sebelum memuat dan mengangkutnya ke kota kuno," sambungnya.

YerusalemFoto: Express.co.uk

Bagi para peneliti, tambang ini merupakan peluang emas yang memberikan kesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang proyek pembangunan Israel era Alkitab.

Ini termasuk Bukit Bait Suci di jantung Yerusalem dan benteng-benteng serta istana yang dibangun pada masa pemerintahan Herodes Agung tahun 37 hingga 4 SM.

Bait Suci Kedua menjulang di atas Yerusalem kuno dari atas Bukit Bait Suci sampai dihancurkan oleh Romawi pada tahun 70 M, sebagai hukuman atas pemberontakan Yahudi melawan pendudukan Romawi.

YerusalemFoto: Express.co.uk

Sebelum keberadaan Kuil Kedua, Kuil Pertama atau Kuil Sulaiman, menandai pusat spiritual kehidupan Yahudi di Yerusalem. Menurut catatan Alkitab, Bait Suci Pertama digulingkan oleh Babilonia pada tahun 587 SM. Dikutip dari Express.co.uk, saat ini, Temple Mount menjadi rumah bagi kompleks Al-Aqsa, yang merupakan situs tersuci ketiga umat Islam setelah Mekah dan Madinah.

YerusalemFoto: Express.co.uk

"Bagi kami, tambang ini menghadirkan kesempatan besar, karena beberapa batu ditinggalkan di tempat dengan cara ini, kami dapat menyalin teknologi kuno dan bereksperimen dengannya untuk menciptakan kembali proses penggalian batu bangunan," kata Hagbi.

YerusalemFoto: Express.co.uk

Para arkeolog akan mencoba untuk menciptakan kembali metode yang digunakan untuk melepaskan batu-batu besar dari batuan dasar, menguji berbagai teknik yang dijelaskan dalam sumber-sumber kuno. Mereka bertujuan untuk melakukannya dengan menciptakan kembali alat-alat kuno yang mereka temukan di penggalian sebelumnya.

"Secara simbolis, ledakan pembangunan Yerusalem saat ini memberi kita kesempatan untuk menggali dan meneliti proyek-proyek bangunan besar di Yerusalem pada zaman kuno," ujar Direktur Umum IAA Eli Escosido.

"Sebelum proyek pembangunan dimulai di Yerusalem, para arkeolog kami dipanggil untuk menggali dan memeriksa setiap temuan kuno, demi generasi mendatang," tutupnya.



Simak Video "Polisi Israel Bentrok dengan Demonstran Palestina"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)