Ramalan Seram Kondisi Bumi Tahun 2500

Ramalan Seram Kondisi Bumi Tahun 2500

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 29 Sep 2021 05:44 WIB
Foto Bumi Bulat
Ramalan Seram Kondisi Bumi Tahun 2500 (Foto: NASA)
Jakarta -

Seperti apa kondisi Bumi pada ratusan tahun mendatang? Andaikan masalah perubahan iklim dan pemanasan global tidak ditanggulangi dengan serius, keadaan planet ini diprediksi tidak menggembirakan, bahkan mungkin tidak dikenali dari kondisinya saat ini.

Dalam publikasi United Nations Assessment of Nationally Determined Contributions (NDCs), perkembangan saat ini untuk menangkal peningkatan suhu udara tidak begitu menjanjikan, sehingga bisa saja temperatur naik 2,7 derajat Celcius di tahun 2100.

Hal itu dianggap membahayakan di mana kebakaran hutan, badai, kekeringan, banjir, udara panas dan perubahan ekosistem marak terjadi. Dalam penelitian Science Alert yang dikutip detikINET, Rabu (29/9/2021), diproyeksi pula bagaimana kondisi Bumi sampai tahun 2500.

Menurut permodelan mereka, temperatur rata-rata global akan terus naik di atas tahun 2100. Dalam skenario ini, area yang cocok untuk bertani akan menurun dan wilayah di mana tanaman bisa tumbuh subur akan bergerak lebih dekat ke kutub Bumi.

"Tempat-tempat yang punya sejarah panjang dalam hal kekayaan ekosistem seperti lembah Sungai Amazon mungkin akan menjadi tandus," sebut Science Alert yang dikutip detikINET.

Lebih lanjut, suhu panas mungkin akan mencapai level fatal bagi populasi manusia di daerah tropis yang banyak dihuni, sehingga sebagian area itu tidak bisa lagi ditinggali. Sedangkan level air laut kian tinggi.

"Jika kita gagal untuk menghentikan pemanasan global, dalam waktu 500 tahun mendatang dan selanjutnya, Bumi akan berubah yang akan menantang kemampuan kita untuk bertahan hidup, khususnya di area yang secara geografi dan sejarah berakar budaya yang memberikan kita identitas dan makna," sebut Science Alert lagi.

Bahkan ibaratnya, Bumi nanti seperti tempat yang asing bagi umat manusia. "Pilihannya adalah dengan segera menurunkan tingkat emisi atau mulai mempertimbangkan kehidupan di Bumi yang sangat berbeda dibandingkan dengan hari ini," pungkas mereka.



Simak Video "Masalah Perubahan Iklim yang Makin Bikin Ketar-ketir"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)