Planet Mirip Bumi Ditemukan NASA, Mungkin Ada Airnya

Planet Mirip Bumi Ditemukan NASA, Mungkin Ada Airnya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 10 Jun 2021 20:43 WIB
Ilustrasi exoplanet TOI-1231 b
Ilustrasi exoplanet TOI-1231 b. Foto: NASA
Jakarta -

Sebuah exoplanet yang punya beberapa kemiripan dengan Bumi ditemukan oleh periset NASA. Jaraknya diestimasi 90 tahun cahaya dari Bumi. Seperti apa kondisinya?

Seperti dikutip detikINET dari Independent, Kamis (10/6/2021) periset dari Jet Propulsion Laboratory NASA dan University of New Mexico menemukan planet itu yang dinamakan TOI-1231 b. Exoplanet ini, sebutan untuk planet di luar Tata Surya, mengorbit di bintang kata merah.

Para peneliti itu dapat mengkalkulasi seperti apa kondisi planet ini, walaupun tentu tidak 100% akurat. Ukurannya antara planet Bumi dan Neptunus, disebut sebagai sub Neptunus dan mengitari bintangnya secara penuh selama 24 hari.

Salah satu kemiripannya adalah suhu udara yang diduga tidak jauh berbeda dari Bumi. Memang jarak antara TOI-1231 b dengan bintangnya delapan kali lebih dekat dibanding Bumi dengan Matahari. Namun sinar dari bintangnya itu kurang kuat ketimbang Matahari.

Exoplanet ini diselubungi atmosfer dengan suhu diperkirakan 60 derajat Celcius, membuatnya menjadi salah satu exoplanet paling sejuk. Ada kemungkinan pula terdapat awan dan selain itu juga ada airnya. Untuk menentukannya, diperlukan riset lebih mendalam.

"Observasi di masa depan tentang planet baru ini akan membuat kita bisa menentukan seberapa umum atau langkanya awan mengandung air bisa terbentuk," ujar Jennifer Burt, ilmuwan di Jet Propulsion Laboratory.

"TOI-1231 b bisa punya banyak hidrogen atau atmosfer hidrogen-helium, atau bisa juga uap air yang padat. Planet ini mungkin mirip dengan planet tetangga kita. Dibandingkan kebanyakan planet terdeteksi, yang biasanya temperaturnya menyengat, TOI-1231 b ini dingin," tambah dia.

Penemuan planet mirip Bumi bukanlah hal baru. Misalnya salah satu yang paling menarik adalah K2-18b yang berada di zona habitat. Zona habitat adalah planet di sekitar sebuah bintang atau matahari di mana suhunya memungkinkan air berada dalam kondisi cair di permukaan planet itu. Seperti diketahui, air adalah elemen pendukung kehidupan yang paling krusial.

Jarak exoplanet itu memang begitu jauhnya, 111 tahun cahaya dari Bumi, sehingga mustahil mengirimkan wahana antariksa ke sana. Jadi, pilihan yang ada adalah menunggu teleskop generasi baru untuk menelitinya lebih lanjut.



Simak Video "Perseverance NASA yang Siap Panen Sampel Batuan di Mars"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)