Virgin Galactic Siap-siap Terbangkan Ilmuwan ke Luar Angkasa

Virgin Galactic Siap-siap Terbangkan Ilmuwan ke Luar Angkasa

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 06 Jun 2021 06:35 WIB
Pesawat Luar Angkasa Virgin Galactic
Foto: Dok. Virgin Galactic
Jakarta -

Virgin Galactic bersiap meluncurkan Kellie Gerardi, seorang peneliti kedirgantaraan dan komunikator sains ke luar angkasa. Sosok yang menarik perhatian dunia berkat buku dan video TikToknya tersebut menjadi spesialis muatan dalam misi penerbangan Virgin Galactic.

Gerardi yang menulis buku berjudul "Not Necessarily Rocket Science: A Beginner's Guide to Life in the Space Age" mengemban misi untuk menguji teknologi baru yang terkait dengan kesehatan manusia, selain eksperimen lainnya.

Sebagai peneliti di International Institute for Astronautical Sciences (IIAS), Gerardi berkolaborasi dengan Virgin Galactic, mitra akademis, dan pemerintah, merencanakan penerbangan dan kegiatan penelitian di dalam pesawat.

"Ini jelas adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya. Tapi saya pikir ini juga merupakan preseden yang sangat penting bagi generasi peneliti, ilmuwan, dan astronot berikutnya yang akan dapat menggunakan platform seperti Virgin Galactic untuk mencapai semua tujuan penelitian mereka, dan tujuan pribadi mereka menjadi astronot dan terbang ke ruang angkasa dan melakukan sesuatu yang di masa lalu hanya segelintir manusia yang memiliki kesempatan untuk melakukannya," kata Gerardi dikutip dari Space.com.

"Penerbangan dijadwalkan berlangsung antara sekitar 60 hingga 75 menit dan keduanya lepas landas dan mendarat kembali di pusat operasi komersial Virgin Galactic, Spaceport America di New Mexico," kata Vice President of Government Affairs Virgin Galactic Sirisha Bandla.

Virgin Galactic sejauh ini telah mengembangkan sejumlah pesawat luar angkasa. Yang paling baru diumumkan adalah SpaceShip III. Pesawat ini dirancang untuk bisa membawa dua pilot dan enam penumpang dalam perjalanan suborbital ke luar angkasa, dan diluncurkan dari udara oleh VMS Eve, sebuah pesawat pengangkut besar.

"Kami memiliki sistem hibrida dengan pesawat dan pesawat ruang angkasa. Jadi wahana akan membawa kendaraan kelas pesawat ruang angkasa kita ke pelepasan ketinggian tinggi, pesawat ruang angkasa kemudian akan menyalakan motor roketnya selama 60 detik. Dan itu cukup untuk membawa SpaceShip ke puncak. Dan di sana, kita akan memiliki tiga hingga empat menit. waktu gayaberat mikro di mana Gerardi akan melakukan pekerjaan dan penelitiannya," kata Bandla.

Saat ini, kata Bandla, Virgin Galactic tidak dapat merilis lebih banyak informasi tentang kapan misi akan diluncurkan. Yang jelas, perusahaan yang didirikan Richard Branson ini bulan lalu mengungkapkan bahwa mereka akan memulai layanan komersial pada tahun 2022. Jadi, diperkirakan penerbangan Gerardi paling cepat akan berlangsung di tahun tersebut.



Simak Video "Virgin Galactic Bagikan 2 Tiket Gratis Nikmati Wisata Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/asj)