Pesawat NASA Terbang ke Bumi Bawa Pulang Sampel Asteroid

Pesawat NASA Terbang ke Bumi Bawa Pulang Sampel Asteroid

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 11 Mei 2021 16:53 WIB
Ilustrasi Osiris-Rex
Pesawat NASA Terbang ke Bumi Bawa Pulang Sampel Asteroid Foto: NASA
Jakarta -

Wahana antariksa OSIRIS-Rex milik NASA memulai perjalanan pulangnya ke Bumi setelah selesai mengumpulkan sampel asteroid Bennu. OSIRIS-Rex akan menempuh perjalanan sejauh 2,3 miliar kilometer dan akan tiba di Bumi pada tahun 2023.

OSIRIS-Rex membawa kapsul yang berisi sampel asteroid Bennu sebanyak 60 gram yang dikumpulkan pada Oktober 2020. Wahana antariksa tersebut memulai manuvernya dengan menyalakan mesin pendorongnya selama tujuh menit dan berhasil mengubah jalur terbangnya menuju Bumi.

Wahana seukuran mobil van ini juga akan mengorbit matahari dua kali dalam perjalanannya menuju Bumi.

"Ini benar-benar akhirnya - kita telah selesai di Bennu, kita tidak akan kembali lagi," kata Osiris-REx Mission Operations Program Manager dari Lockheed Martin Sandy Freund, seperti dikutip dari The Verge, Selasa (11/5/2021).

"Ada sedikit kesedihan, karena kita sudah mengenal asteroid ini, kita sudah belajar banyak. Tapi ada kesenangan dari apa yang akan kita pelajari ketika sampel ini tiba di Bumi," sambungnya.

Begitu sampai di orbit Bumi, OSIRIS-Rex tidak akan ikut mendarat dan tetap tinggal di luar angkasa. Wahana ini akan melemparkan kapsul berisi sampel asteroid ke atmosfer Bumi untuk kemudian mendarat di Utah Test and Training Range pada 24 September 2023.

Jika OSIRIS-Rex masih memiliki bahan bakar sisa dari perjalanannya, NASA mungkin akan menugaskannya untuk menjalani misi baru ke asteroid lain di masa depan.

Begitu sampai di Utah, tim dari NASA akan memindahkan kapsul dan kargonya yang berharga ke Johnson Space Center di Houston. Hanya 25% material Bennu yang akan dipelajari oleh ilmuwan di seluruh dunia.

75% sampel lainnya disimpan untuk ilmuwan masa depan. Ilmuwan berharap generasi masa depan bisa mempelajari sampel asteroid ini menggunakan teknologi yang saat ini belum ada.

OSIRIS-Rex pertama kali diluncurkan pada tahun 2016 untuk mengambil sampel di asteroid Bennu yang jaraknya 320 juta km dari Bumi. Bennu adalah asteroid purba yang merupakan sisa dari awal terbentuknya tata surya dan ilmuwan berharap asteroid ini memiliki jawaban tentang asal mula terbentuknya kehidupan di Bumi.

Ini bukan satu-satunya misi pengumpulan sampel asteroid yang diluncurkan dalam beberapa tahun terakhir. Pada Desember 2020, wahana antariksa Hayabusa2 milik Jepang membawa pulang sampel asteroid Ryugu setelah menjalankan misi selama enam tahun.



Simak Video "NASA Akan Membawa Asteroid ke Bumi untuk Diteliti"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)