4 Ramalan Kapan Kiamat versi Ilmuwan

4 Ramalan Kapan Kiamat versi Ilmuwan

Aisyah Kamaliah - detikInet
Jumat, 19 Mar 2021 06:33 WIB
Asteroid yang terdeteksi mendekati bumi
Ilustrasi kiamat. Foto: NASA
Jakarta -

Kapan kiamat bukanlah pertanyaan yang asing lagi. Jika film ada ujungnya, kapankan kehidupan manusia berakhir di Bumi?

Beberapa prediksi kapan dunia berakhir sebenarnya sudah banyak dilontarkan, mulai ramalan Suku Maya sampai prakiraan dari ilmuwan. Dirangkum detikINET, ini dia 4 ramalan kiamat Bumi versi ilmuwan.

1. Komet Halley (1910)

Melansir Britannica, komet Halley melewati Bumi kira-kira setiap 76 tahun, tetapi mendekatnya komet pada tahun 1910 menciptakan ketakutan bahwa ia akan menghancurkan planet, baik oleh tabrakan angkasa atau melalui gas beracun yang dikabarkan dikandungnya.

Kepanikan di seluruh dunia terjadi, terlebih media saat itu memberitakan bahwa kemungkinan kehancuran Bumi semakin dekat. Bahkan, sekelompok orang di Oklahoma mencoba mengorbankan seorang perawan untuk menangkal malapetaka.

2. The Great Flood (1524)

Johannes Stöffler, seorang matematikawan dan astrolog Jerman yang dihormati, meramalkan bahwa banjir besar akan menenggelamkan dunia pada tanggal 25 Februari 1524. Ratusan pamflet yang mengumumkan kemungkinan adanya banjir yang akan datang dikeluarkan dan menimbulkan kepanikan umum.

Count von Iggleheim, seorang bangsawan Jerman, sampai membangun bahtera tiga lantai. Meskipun ada hujan ringan pada hari prediksi banjir, tidak ada banjir yang terjadi.

3. Asteroid Apophis-99942 (2058)

Nama objek ini sangat menyeramkan. Namanya saja diambil dari nama dewa Mesir atas kekacauan dan kejahatan.

Awalnya, Apophis-99942 diperkirakaan akan menabrak Bumi pada 2012, tentunya menghebohkan karena ini sama dengan misinformasi yang beredar soal tanggalan Suku Maya.

Satu dan lain hal, ilmuwan berpendapat antisipasi tabrakan setidaknya harusnya ada pada tahun 2068. Peluang tabrakan Apophis-99942 dengan Bumi di tahun 2068 adalah 1 banding 150. Prediksi ini dianggap lebih akurat dari prediksi sebelumnya yang menyebutkan Apophis-99942 akan menyenggol Bumi pada 2029.

4. Setidaknya aman sampai 2031

Mengutip Wall Street Journal, ilmuwan berkeyakinan sebanyak 95% bahwa manusia akan bertahan tidak lebih dari 7,8 juta tahun -- setidaknya masih ada sekitar 5.100 tahun lagi tersisa.

Jika kita menambahkan data tentang populasi dunia historis dan angka kelahiran, maka hari kiamat akan datang -- sekali lagi, dengan keyakinan 95%-- paling lama 18.000 tahun dari sekarang atau seminim-minimnya di tahun 2031.



Simak Video "Belasan Orang Jalani Isolasi 40 Hari di Gua"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)