Bill Gates Selesai Divaksin, Ramal Kapan Pandemi Berakhir

Bill Gates Selesai Divaksin, Ramal Kapan Pandemi Berakhir

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 28 Feb 2021 12:00 WIB
Bill Gates
Bill Gates Selesai Divaksin, Tetap Selalu Pakai Masker. Foto: Instagram Bill Gates
Jakarta -

Bill Gates baru selesai divaksin baru-baru ini setelah mendapatkan dosis vaksin COVID-19 keduanya. Meski demikian, Gates tetap menggunakan masker ke manapun.

Pendiri Microsoft ini juga kembali mengemukakan prediksinya tentang kapan kehidupan akan mulai berjalan normal, dan apa yang dia rencanakan untuk dilakukan sementara menunggu waktu itu tiba.

Dikutip dari CNBC, Gates dengan tegas mengatakan bahwa setelah vaksin bukan berarti melonggarkan protokol kesehatan. Dengan tegas Gates menyebutkan dirinya tetap akan menjalankan protokol kesehatan seperti sebelum divaksin, menjaga jarak fisik, dan selalu mengenakan masker.

"Saya ingin memberikan contoh yang baik. Jika Anda divaksinasi, Anda masih dapat menularkan. Tindakan memakai masker bukanlah bencana besar Saya tidak akan berhenti memakai masker dan tetap berhati-hati, terutama di sekitar orang tua yang belum divaksinasi," ujarnya.

Gates menambahkan ramalannya sendiri tentang kapan kehidupan akan kembali normal. "Mungkin pada akhir musim semi atau musim panas kita akan mencapai angka di mana terlihat perubahan perilaku dengan cara yang signifikan," katanya. Ia merujuk pada musim di Amerika Serikat sehingga perkirannya adalah paling cepat di bulan Maret atau paling lambat bulan September situasi bisa mulai normal.

Sebelumnya, muncul kecurigaan bahwa Bill Gates sebenarnya tidak divaksin COVID-19. Saat Gates memajang foto sedang menerima suntikan vaksin pertamanya, konspirasi bergulir liar menyebutkan Gates menggunakan aktor yang menggantikan dirinya divaksin.

Di foto tersebut, Gates memakai masker sehingga wajahnya tak terlihat secara keseluruhan. Hal itu rupanya memicu teori konspirasi di media sosial.

Namun demikian, dapat dipastikan bahwa teori konspirasi ini tidak benar. Tidak ada bukti yang kredibel bahwa orang yang ditampilkan tersebut adalah Bill Gates palsu.

Ini adalah kesekian kali Gates jadi sasaran teori konspirasi selama pandemi Corona. Teori dimaksud misalnya menyebut Bill Gates sebagai dalang virus Corona dan ingin menanam microchip bersama vaksin. Mengenai hal ini, Gates sudah mengutarakan kemarahannya.

Ia tak habis pikir kenapa ada yang menudingnya menanamkan microchip bersama vaksin Corona untuk memata-matai orang. "Saya tidak tahu dari mana hal itu berasal. Kenapa juga saya terlibat dalam hal seperti itu? Saya tidak mengerti," ujar Gates geram.



Simak Video "Dikaitkan dengan Teori Konspirasi Corona, Bill Gates: Jahat"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fyk)