Bisa Kejar Pocong, Anjing Punya Kemampuan Indera Melebihi Manusia

Bisa Kejar Pocong, Anjing Punya Kemampuan Indera Melebihi Manusia

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 17 Feb 2021 17:15 WIB
A South Korean farmer has confessed to inviting an unsuspecting neighbour eat his own dog. (File photo: AFP/Timothy A Clary)
Read more at https://www.channelnewsasia.com/news/asia/south-korean-kills-neighbour-s-dog-invites-him-to-share-meat-10128024
3 Kemampuan Indera Anjing yang Melebihi Manusia. (Foto: AFP/Timothy A Clary)
Jakarta -

Secara sains, peristiwa pocong dikejar anjing di Sulawesi Selatan yang viral, bisa dijelaskan. Hewan ini memang sudah lama diduga punya kemampuan indera keenam.

Ya, kalau manusia punya lima (panca) indera, hewan seperti anjing punya enam indera yang memungkinkannya melihat, mendengar, atau merasakan apa yang tidak bisa dilihat, didengar, dan dirasakan manusia. Apa saja?

Melihat sinar UV

Setidaknya, mereka bisa melihat apa yang tak bisa ditangkap mata manusia. Tak seperti kita, banyak binatang bisa melihat sinar ultraviolet (UV), termasuk anjing, kucing, dan sejumlah mamalia.

"Tak ada yang pernah mengira hewan-hewan ini bisa melihat ultraviolet. Nyatanya, mereka melakukannya," kata Ron Douglas, ahli biologi dari City, University of London, Inggris, dikutip dari Live Science, Rabu (17/2/2021).

Banyak hewan yang bisa melihat ultraviolet termasuk serangga misalnya lebah, burung-burung, ikan, sejumlah amfibi, reptil, dan beberapa mamalia seperti curut, tikus, mole, marsupial, dan kelelawar.

Beberapa hewan menggunakan kemampuannya melihat sinar UV untuk sejumlah tujuan. Misalnya lebah dan serangga lain menggunakannya untuk melihat warna atau pola pada tanaman yang mengarahkan ke lokasi nektar atau sari bunga, dan tikus menggunakannya untuk melacak jejak urine.

Merasakan sesuatu yang asing

Anjing memiliki panca indera yang sama seperti manusia, namun dalam merasakan keberadaan sesuatu yang asing, tingkatan indera perasa dari kucing dan anjing lebih tinggi dari manusia.

Hewan ini mampu secara langsung bereaksi ketika mereka merasakan sesuatu atau kehadiran hal asing yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera manusia.

Contohnya, ketika anjing mendeteksi sesuatu yang aneh dan asing, terkadang dia akan menggeram atau menggonggong dan melihat pada satu titik dalam jangka waktu yang relatif lama.

Penelitian lanjutan juga mengungkapkan, indera penciuman anjing bisa 10.000 hingga 100.000 kali lebih sensitif daripada indera penciuman manusia. Dengan mengandalkan penciumannya, secara otomatis ketika ada sesuatu yang asing terdeteksi atau mendekat, anjing akan menunjukkan reaksi yang tidak seperti biasanya.

Anjing juga lebih mampu merasakan perubahan tekanan udara di sekitar seperti energi baru dan asing yang bagi beberapa manusia cara deteksi seperti ini ditunjukkan dengan berdirinya bulu kuduk.

Tidak hanya dapat mengetahui keberadaan sesuatu yang asing, anjing juga mampu mendeteksi apakah sesuatu tersebut bersifat jahat, baik, kuat lemah dan sebagainya.

Sayangnya, walaupun dapat mendeteksi keberadaan sesuatu atau hantu, namun anjing tidak dapat dilatih secara khusus untuk langsung dapat menunjukkan di mana tempat yang berhantu atau yang tidak karena keterbatasan intelektual mereka.

Mendengar frekuensi

Anjing dapat mendengar frekuensi dua kali lebih banyak daripada manusia. Mereka dapat menangkap suara yang jaraknya empat kali lebih jauh daripada yang dapat dideteksi manusia. Karenanya, jika hantu memang ada, anjing bisa saja memiliki indera pendengaran yang kuat sehingga mereka bisa mengenalinya dari suara.

Anjing mampu mendengar frekuensi suara dari 250 Hz hingga 50.000 Hz, sementara telinga manusia hanya bisa mendengar maksimal 20.000 Hz. Tapi ada kerugiannya, karena itu artinya anjing juga mendengar suara bising lebih banyak, sehingga tidak bisa tenang.



Simak Video "Terekam CCTV! Detik-detik Pocong Dikejar Anjing di Sulsel"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)