Bukan Corona, Ini Masalah Terbesar Manusia Menurut Bill Gates

Bukan Corona, Ini Masalah Terbesar Manusia Menurut Bill Gates

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 15 Feb 2021 19:46 WIB
FILE - In this Feb. 1, 2019, file photo, Bill Gates smiles while being interviewed in Kirkland, Wash. Washington states richest residents, including Gates and Jeff Bezos, would pay a wealth tax on certain financial assets worth more than $1 billion under a proposed bill whose sponsor says she is seeking a fair and equitable tax code. Under the bill, starting Jan. 1, 2022, for taxes due in 2023, a 1% tax would be levied not on income, but on
Bill Gates. Foto: AP/Elaine Thompson
Jakarta -

Pandemi Corona saat ini merupakan masalah besar yang dihadapi umat manusia, namun menurut Bill Gates ada persoalan yang jauh lebih luar biasa, yaitu perubahan iklim. Bahkan ia menyebut perubahan iklim adalah permasalahan terbesar bagi penduduk Bumi.

"(Masalah perubahan iklim) jauh lebih besar dibandingkan pandemi. Dan hal ini membutuhkan level kerja sama yang belum pernah dilakukan sebelumnya," kata sang pendiri Microsoft yang kini giat menangani berbagai urusan kemanusiaan melalui yayasannya.

Ia menegaskan bahwa memecahkan perubahan iklim akan menjadi hal paling mengagumkan yang pernah dilakukan umat manusia. Dibandingkan dengan tugas itu, mengakhiri pandemi Corona merupakan perkara yang amat mudah.

Bill Gates membahas perubahan iklim dan pemanasan global dalam buku barunya, How to Avoid a Climate Disaster. Ia menyebut saat ini, 51 miliar ton gas rumah kaca yang berbahaya terlontar ke atmosfer Bumi, yang harus ditekan serendah-rendahnya, kalau bisa sampai angka nol.

Itulah mengapa menyelesaikan masalah perubahan iklim sangat menantang. Salah satunya tentu dengan inovasi di bidang teknologi. Sumber energi terbarukan seperti angin dan cahaya Matahari akan membantu, namun masih mencakup kurang dari 30% emisi total.

Dikutip detikINET dari BBC, Senin (15/2/2021), 70% sumber emisi lain belum ada pemecahannya karena sukar tergantikan dan terkait dengan perekonomian dunia. Misalnya sistem transportasi, material baja, semen, produk pupuk dan lain sebagainya.

Untuk itu, Bill Gates menyarankan inovasi harus dilakukan bersama-sama dalam skala sangat besar yang belum pernah terjadi. Itu bisa diawali dengan pemerintah menegakkan aturan, misalnya warga atau perusahaan harus membayar kerugian jika menggunakan produk yang merusak lingkungan.

"Saat ini, Anda tidak melihat kerusakan yang Anda sebabkan pada saat melepaskan karbondioksida. Kita harus memberi sinyal terkait harga untuk memberitahu sektor swasta bahwa kita ingin produk hijau," saran Bill Gates.

Bill Gates menegaskan hal itu membutuhkan investasi tinggi oleh pemerintah dalam bidang riset dan penelitian, di samping juga dukungan agar pasar menyerap produk dan teknologi baru yang ramah lingkungan, sehingga harga bisa semakin turun di kemudian hari.

Simak video 'Dikaitkan dengan Teori Konspirasi Corona, Bill Gates: Jahat':

[Gambas:Video 20detik]



(fyk/fay)