Mengurai Ide Parasut Pesawat Cegah Kecelakaan Temuan Vladimir Tatarenko

Mengurai Ide Parasut Pesawat Cegah Kecelakaan Temuan Vladimir Tatarenko

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 10 Jan 2021 12:14 WIB
parasut pesawat
Mengurai Ide Parasut Pesawat Cegah Kecelakaan Temuan Vladimir Tatarenko. Foto: Kyiv Post
Jakarta -

Seorang engineer penerbangan asal Ukraina bernama Vladimir Tatarenko, punya ide merancang parasut pesawat. Dia mengklaim parasut pesawat dibuat untuk mencegah atau setidaknya meminimalkan dampak kecelakaan.

Dikutip dari Kyiv Post, Tatarenko mengatakan penemuannya dapat melakukan hal itu. Sistem tersebut menjamin pendaratan yang aman untuk seluruh kompartemen penumpang dan menyelamatkan nyawa semua orang.

Pesawat yang dirancangnya memiliki kapsul yang terdapat di dalam badan pesawat. Kapsul ini dapat dikeluarkan dalam hitungan detik dan mengevakuasi penumpang. Jika ada indikasi kecelakaan udara, buntut pesawat akan terbuka. Kemudian, muncul sebuah pelontar yang menembakkan parasut keluar dari pesawat dan menarik seluruh kompartemen penumpang sehingga terlepas dari badan pesawat. Dengan demikian, penumpang berada di dalam kapsul tersebut dan melayang menggunakan parasut.

parasut pesawatKabin pesawat akan lepas saat terjadi kecelakaan ditarik oleh parasut. Foto: Kyiv Post

Pada 2013, Tatarenko membuat visualisasi video tentang cara kerja penemuannya dan diposting di YouTube. Video tersebut tidak menarik minat banyak orang, hingga pada 31 Oktober 2015, saat terjadi tragedi pesawat Rusia jatuh di Mesir, video Tatarenko yang diposting ulang di Facebook ditonton lebih dari 18 juta orang dan dibagikan lebih dari 283 ribu kali.

"Bagaimana pilot dan co-pilot bisa selamat?," tanya salah satu netizen yang mengomentari video tersebut. Tatarenko kemudian menjelaskan bahwa mereka pindah dari kokpit ke kompartemen penumpang sebelum kapsul dikeluarkan, bersama dengan kru lainnya.

Kelemahan utama dari penemuan ini adalah, rancangan tersebut hanya dapat digunakan dengan pesawat yang memiliki pintu belakang, seperti beberapa pesawat Antonov Ukraina. Sedangkan pesawat lain akan membutuhkan renovasi besar-besaran pada bagian ekornya untuk membenamkan sistem parasut pesawat.

Selain itu, dikatakan Tatarenko, pesawat juga harus mengurangi kapasitas kursi yang bisa menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat komersil sebesar 15%. Namun menurutnya, kenaikan harga tiket bukanlah masalah.

"Orang akan bersedia membeli tiket untuk penerbangan yang aman, meskipun harganya 15% lebih mahal," yakinnya.

Selanjutnya: Ide parasut pesawat Tatarenko ditolak