Aktivis Greta Thunberg Sindir Kaum Bumi Datar di Ultah ke-18

Aktivis Greta Thunberg Sindir Kaum Bumi Datar di Ultah ke-18

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 08 Jan 2021 20:00 WIB
Climate activist Greta Thunberg holds a sign reading School strike for the climate after arriving in Lisbon, aboard the sailboat La Vagabonde, Tuesday, Dec 3, 2019. Thunberg has arrived by catamaran in the port of Lisbon after a three-week voyage across the Atlantic Ocean from the United States. The Swedish teen sailed to the Portuguese capital before heading to neighboring Spain to attend the U.N. Climate Change Conference taking place in Madrid. (AP Photo/Armando Franca)
Aktivis Greta Thunberg Sindir Kaum Bumi Datar di Ultah ke-18. Foto: AP Photo/Armando Franca
Jakarta -

Aktivis perubahan iklim Greta Thunberg memposting tweet sarkasme yang menyindir kaum Bumi datar, saat merayakan usianya yang beranjak dewasa di ulang tahun ke-18 pada 3 Januari lalu.

"Terima kasih atas ucapan selamat ulang tahunku yang ke-18 dari kalian. Mulai malam ini kalian bisa menjumpaiku di club, mengumbar segala rahasia gelap tentang perubahan iklim, gerakan mogok sekolah, dan orang-orang jahat yang tak lagi bisa mengendalikanku. Akhirnya aku bebas!" cuitnya di Twitter.


Tweet sarkas tersebut ditujukan untuk menyindir sejumlah pihak. Pernyataan 'rahasia gelap tentang perubahan iklim' adalah sindiran untuk mereka yang meragukan pengetahuannya tentang isu iklim. Dan pernyataan tentang dirinya tak lagi dikendalikan orang-orang jahat ditujukan Greta untuk orang-orang yang selama ini menganggap dirinya dimanfaatkan orang dewasa dan berkepentingan.

Tak ketinggalan, seperti dikutip dari IFL Science, dalam tweet tersebut Greta menyertakan foto dirinya mengenakan kaos bertuliskan "FLAT MARS SOCIETY". Kaos itu juga dimaksudkan menyindir para penganut teori Bumi datar.

Pada 2017, CEO SpaceX Elon Musk pernah bertanya lewat tweet-nya "Kenapa kok tidak ada komunitas Mars datar?". Tweet lalu ditanggapi oleh komunitas Bumi datar dengan menyebutkan bahwa mereka sudah melakukan observasi bahwa Mars wujudnya bulat, berbeda dengan Bumi yang datar.


Di usianya yang masih sangat belia, Greta giat memperjuangkan isu perubahan iklim. Dia selama ini dikenal sebagai sosok yang cerdik dan sarkastik. Greta kerap mengubah kritikan yang dialamatkan kepadanya menjadi bahan lelucon.

Salah satu contohnya ketika Presiden AS Donald Trump menyindirnya dengan menyebutnya sebagai anak kecil yang tak mampu mengendalikan amarah dan seharusnya di usianya dia asyik bermain dengan teman-temannya. Greta membalasnya dengan menggunakan tweet itu sebagai deskripsi untuk profil di akun media sosialnya.

Ia mengubah deksripsinya menjadi, "Remaja yang sedang belajar mengendalikan amarahnya. Saat ini sedang bersantai dan menonton film bersama teman-teman".

Selain menjadi aktivis perubahan iklim, gadis asal Swedia ini juga menjadi filantropi. Dia sering menyumbangkan uang dari penghargaan yang ia dapat. Tahun lalu, Greta menyumbangkan USD 1,14 juta yang ia dapat dari Gulbenkian Prize for Humanity kepada penderita COVID-19 di Brasil.



Simak Video "Soroti Dampak Iklim, Jokowi Serukan Langkah Luar Biasa"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)