Robot Pemindah Pasien COVID-19 Akan Diadu yang Terbaik

Robot Pemindah Pasien COVID-19 Akan Diadu yang Terbaik

Siti Fatimah - detikInet
Rabu, 18 Nov 2020 22:35 WIB
Kontes Robot Indonesia 2020 Digelar Online
Robot Pemindah Pasien COVID-19 Akan Diadu yang Terbaik (Foto: Humas ITB)
Bandung -

Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 akan mengadu robot pemindah pasien COVID-19. Ini akan jadi inovasi menarik di tengah pandemi.

KRI 2020 memiliki cabang perlombaan robot tematik yang menarik yaitu Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI) dengan konsep memindahkan pasien COVID-19 tanpa bersentuhan secara fisik.

Ketua Dewan Juri Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 Prof Benyamin Kusumoputro mengatakan, dari tahun ke tahun kontes robot tematik memiliki tema yang berbeda. Jika tahun lalu mengangkat tema agrokultural untuk menanam dan memanen dilakukan oleh robot dengan skala laboratorium, maka kali ini bertema mengangkat dan memindahkan pasien COVID-19.

"Kali ini memang memindahkan pasien COVID-19 tanpa bersentuhan dengan nakes. Ini menarik," ujarnya kepada wartawan dalam konferensi pers melalui zoom meeting, Rabu (18/11/2020).

Hanya saja, kata dia, baru pada tahap proposal bagaimana para peserta menjabarkan cara kerja serta metode robot tematik tersebut. Bagian tersulitnya menggunakan artificial intelligence (kecerdasan buatan) agar mampu mendeteksi jarak pasien, ruang dan moda. Baru pada tahap eksperimen dalam konsep.

"Tapi secara hardware tidak terlalu susah, yang susah adalah dari AI karena itu harus diangkat (dibahas dan dipelajari). Itu tidak mudah dan rumit," tambah Benyamin.

Dia mengatakan, secara konsep para peserta yang terdiri dari mahasiswa berbagai universitas di Indonesia ini mampu membuat konsep dengan baik karena hampir sama dengan bidang robot lainnya. "Yang menjadi masalah kita membedakan konsep detailnya belum terungkap," katanya.

Sementara itu, secara umum Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI) dan Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) tidak melewati seleksi di tingkat wilayah melainkan langsung ke tahap nasional.

"Tematik ini bagaimana mengembangkan robot yang bisa mengangkat dan memindahkan sebaik mungkin tanpa menggunakan bantuan manusia. Ada 25 tim ke tahap nasional dan mereka akan kontes tematik," katanya.

Kabar mengenai ajang lomba NHK, Jepang juga sempat disinggung Benyamin. Dia mengatakan pada Oktober 2020 lalu, NKH Jepang membuka kesempatan kepada Indonesia untuk mengirimkan dua tim robot ditandingkan secara Internasional.

"Karena kita tidak bisa menyeleksi lewat video maka kita minta ke Puspernas untuk berkelanjutan. Mahasiswa dalam waktu 2-3 minggu mereka bisa membuat robot tapi juga lapangan pertandingan sendiri walaupun 60 persen dari lapangan seharusnya. Struktur-nya susah, semangat mereka didukung oleh universitasnya. Bahkan mereka bisa berlatih di ruko. Koordinasi dan itu betul-betul membuat mahasiswa memiliki soft skill, usaha untuk memperjuangkan," pungkasnya.

Sekedar diketahui, KRTMI sendiri merupakan salah satu cabang perlombaan dalam KRI Daring 2020. Lomba tingkat nasional ini berlangsung dari 16-24 November 2020. Cabang lomba lainnya yaitu ada Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tipe beroda, Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tipe berkaki, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI), Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), dan Kontes Robot ABU Indonesia.



Simak Video "Lomba Tiup Lilin Robot, Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(bbn/fay)