Ilmuwan: Vaksin Takkan Langsung Lenyapkan Corona

Ilmuwan: Vaksin Takkan Langsung Lenyapkan Corona

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 03 Okt 2020 21:42 WIB
Vaksin virus Corona dari Sinovac dikabarkan siap edar ke seluruh dunia awal 2021. Seperti apa proses pembuatan vaksin yang kini sedang jalani uji klinis itu?
Pengembangan vaksin Corona. Foto: Getty Images/Kevin Frayer
London -

Vaksin Corona yang kemungkinan mulai tersedia awal tahun depan banyak dinantikan agar dunia kembali seperti sediakala. Akan tetapi walaupun vaksin tersebut efektif dan aman, tidak akan sekonyong-konyong langsung melenyapkan pandemi Corona.

Demikian dikemukakan oleh para ilmuwan di organisasi Royal Society, Inggris. Vaksin Corona memang takkan bisa langsung diberikan ke sebagian besar populasi melainkan bertahap. Belum lagi jika ada kendala soal efektifitas vaksin Corona nantinya.

"Sebuah vaksin menawarkan harapan besar untuk mengakhiri pandemi, namun kita tahu bahwa sejarah pengembangan vaksin dipenuhi dengan banyak kegagalan," kata Dr Fiona Culley, ilmuwan dari National Heart and Lung Institute at Imperial College London.

"Bahkan seandainya vaksin sudah tersedia, tidak berarti dalam sebulan setiap orang akan divaksin. Kita bicara (rentang waktu) 6 bulan, 9 bulan, (mungkin) setahun," cetus profesor Nilay Shah dari Imperial College London yang dikutip detikINET dari BBC.

Maka, rasanya kurang realistis jika berharap pertengahan tahun depan, kehidupan warga sudah dapat kembali normal. "Kehidupan tidak mendadak akan kembali normal pada Maret 2021," tambahnya.

Lagipula, masih banyak pertanyaan belum terjawab soal vaksin Corona pada saat ini. Misalnya saja seberapa lama imunitas yang dipicunya akan bertahan dan berapa dosis yang diperlukan. Maka protokol kesehatan diharapkan terus dilakukan walau sudah ada vaksin Corona.

"Jelas bahwa vaksin digambarkan sebagai 'peluru perak' dan akan menjadi juru selamat kita, tapi kemungkinan prosesnya tidak akan langsung," cetus Dr Andrew Preston dari University of Bath.

Pendapat senada dikemukakan oleh beberapa pihak seperti Bill Gates yang mendanai pengembangan beberapa vaksin Corona. Ia memprediksi awal tahun depan sudah ada vaksin tersedia, namun mungkin baru pada tahun 2022, pandemi Corona sepenuhnya dapat dikendalikan.



Simak Video "Masih Dibahas, Harga Vaksin Corona di Indonesia Belum Ditetapkan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)