4 Cara Berdialog dengan Kaum 'Anti Vaksin' - Halaman 2

4 Cara Berdialog dengan Kaum 'Anti Vaksin'

Aisyah Kamaliah - detikInet
Kamis, 24 Sep 2020 22:15 WIB
Vaccine and syringe injection It use for prevention, immunization and treatment from COVID-19
Ilustrasi vaksin corona. Foto: Getty Images/iStockphoto/kiattisakch

3. Berikan konfirmasi pada hal yang bias, bukan mendebatnya

Menjelaskan cara kerja herd immunity atau kekebalan kelompok meningkatkan kesediaan orang untuk menjalankan imunisasi.

"Ini menambah nilai ekstra. Jika kamu tahu tentang manfaat individu, kamu juga harus belajar tentang manfaat sosial," tutur Betsch.

Ada juga beberapa bukti yang menunjukkan keberhasilan penyampaian informasi dengan menekankan dampak negatif dari penyakit, dibandingkan membahas keamanan vaksin. Sebuah studi tahun 2015 yang menunjukkan foto kepada orangtua tentang anak-anak yang menderita gondongan, campak atau rubella dan deskripsi orang tua tentang penyakit anak ini bekerja lebih baik daripada berbagi informasi yang menyanggah gagasan vaksin tidaklah aman.


4. Bangun kepercayaan

Tenaga medis memegang kunci dalam peran ini. Ada sebuah kasus di mana seorang ibu yang baru melahirkan dan berdiskusi dengan seorang dokter mengenai informasi seputar vaksin. Dokter ini tidak memaksakan vaksin pada orangtua itu dan biarkan ibu itu memilih untuk opsi apapun.

Akhirnya, ibu tersebut merasa dihargai dan keputusannya dianggap penting. Ia pun meminta sang dokter untuk mengimunisasi anaknya yang baru lahir dan buah hatinya yang lain.

Nah, detikers, intinya adalah tidak menghakimi dan saling berbagi informasi. Dengan begitu, tidak ada orang yang merasa terpojokkan dan dipojokkan dengan tuduhan 'antivaksin'.

(ask/ask)