Kamera Masa Depan, Hasilkan Gambar 3.200 Megapixel!

Kamera Masa Depan, Hasilkan Gambar 3.200 Megapixel!

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 09 Sep 2020 18:44 WIB
kamera raksasa
Kamera utama untuk Observatorium Vera C. Rubin. Foto: SLAC
Jakarta -

Kamera utama untuk Observatorium Vera C Rubin baru saja melakukan uji coba memotret pertamanya. Kamera masa depan ini mencatat rekor dunia baru untuk bidikan tunggal terbesar oleh kamera digital raksasa.

Sensor pencitraan pada Observatorium Vera C Rubin, terdiri dari bidang fokus untuk kamera digital berukuran sebesar mobil SUV. Kamera digital raksasa ini menangkap gambar dengan kualitas 3.200 megapiksel.

Adapun pengujian, seperti dikutip dari Space.com, dilakukan di Laboratorium Akselerator Nasional milik Departemen Energi AS (SLAC) di California.

"Foto-foto itu adalah gambar jepretan tunggal terbesar yang pernah diambil," kata pejabat SLAC.

"Begitu besarnya, sehingga untuk menampilkan satu foto berukuran penuh akan memerlukan TV Ultra HD 378 4K. Saking bagus resolusinya, sebuah bola golf bisa terlihat dari jarak 25 kilometer," sambung SLAC memberikan gambaran.

Namun gambar pertama dari perangkat yang dijuluki kamera masa depan ini bukan bola golf yang diambil dari jarak jauh. Tim SLAC yang membangun kamera Legacy Survey of Space and Time (LSST) ini berfokus pada objek di sekitar, termasuk salah satunya detail brokoli Romanesco, yang permukaannya bertekstur rumit.

"Bisa mengambil gambar ini adalah pencapaian besar. Dengan spesifikasi yang ketat, kami benar-benar mendorong batas dari apa yang mungkin untuk memanfaatkan setiap milimeter persegi bidang fokus dan memaksimalkan ilmu yang dapat kami lakukan dengannya," kata salah satu ilmuwan di SLAC Aaron Roodman.

Seperti sensor pencitraan di kamera ponsel, bidang fokus kamera LSST mengubah cahaya yang dipancarkan atau dipantulkan oleh suatu objek menjadi sinyal listrik yang menghasilkan foto digital. Tetapi inti pencitraan kamera LSST jauh lebih besar, lebih kompleks, dan lebih mampu dibandingkan produk elektronik konsumen mana pun.

Kamera tersebut dijadwalkan siap untuk pengujian terakhir pada pertengahan tahun depan. Selanjutnya, SLAC akan mengirimnya ke Andes, Chili, tempat Observatorium Vera C Rubin sedang dibangun.

Observatorium yang sebelumnya dikenal dengan nama Large Synoptic Survey Telescope ini akan menggunakan cermin selebar 8,4 m dan kamera 3,2 miliar piksel untuk melakukan studi penting tentang kosmos selama 10 tahun.

Kamera ini akan menghasilkan panorama langit selatan setiap beberapa malam, mengumpulkan 'harta karun' astronomi yang akan mencakup citra sekitar 20 miliar galaksi yang berbeda.

"Data-data dari kamera ini akan meningkatkan pengetahuan kita mengenai bagaimana galaksi berevolusi dari waktu ke waktu dan memungkinkan kami menguji pemodelan materi hitam lebih dalam dan tepat," kata Steven Ritz ilmuwan LSST Camera dari University of California.

"Observatorium ini akan menjadi fasilitas yang menakjubkan untuk studi sains yang lebih luas, mulai dari detail sistem tata surya kita hingga studi mengenai objek jauh di luar angkasa," tutupnya.



Simak Video "Canggih! Kamera Pintar Ini Bisa Deteksi Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)