4 Kekacauan yang Terjadi Jika Bumi Itu Datar

4 Kekacauan yang Terjadi Jika Bumi Itu Datar

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 08 Sep 2020 12:10 WIB
Ilustrasi Bumi Datar
Bayangan soal Bumi datar alias flat earth. Foto: Ilustrasi Kiagus/detikcom
Jakarta -

Anggaplah memang benar Bumi berbentuk datar. Dengan ilmu pengetahuan sekarang apa yang kira-kira terjadi jika bentuk Bumi benar-benar datar?

Dikutip dari situs University of Columbia ini dia beberapa kemungkinan apabila bentuk Bumi benar-benar datar:

1. Tidak ada gravitasi

James Davis, geofisikawan dari Columbia University's Lamont-Doherty Earth Observatory mengatakan jika Bumi berbentuk seperti pancake maka tidak jelas jadinya seperti apa gravitasi yang terbentuk. Itu masalah yang cukup besar, karena gravitasi menjelaskan berbagai pengamatan Bumi dan kosmik.

Orang yang percaya pada Bumi datar beranggapan bahwa gravitasi akan menarik lurus ke bawah, tetapi tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa gravitasi bekerja seperti itu. Apa yang kita ketahui tentang gravitasi menunjukkan bahwa gaya ini akan menarik ke arah pusat cakram.

2. Masalah matahari

Model Bumi datar menempatkan planet kita di pusat alam semesta, tetapi tidak menunjukkan bahwa Matahari mengorbit Bumi. Sebaliknya, Matahari bergerak memutar sisi atas dunia seperti komidi putar, menyiarkan cahaya dan kehangatan ke bawah seperti lampu meja.

Masih kata Davis, tanpa momentum linier dan tegak lurus yang membantu menghasilkan orbit, tidak jelas gaya fisika apa yang akan membuat Matahari dan Bulan melayang di atas bumi.

3. Satelit tidak bisa mengorbit

Satelit sepertinya tidak akan mungkin mengorbit jika Bumi benar berbentuk datar. "Saya tidak dapat memikirkan bagaimana GPS akan bekerja di Bumi yang datar," ujar Davis.

4. Penjelasan musim, gerhana, dan lainnya apa kabar?

Jika Matahari dan Bulan hanya berputar-putar di satu sisi Bumi yang datar, mungkin ada prosesi siang dan malam. Tapi itu tidak menjelaskan musim, gerhana, dan banyak fenomena lainnya.

Matahari juga mungkin harus lebih kecil dari Bumi agar tidak terbakar atau menabrak planet atau Bulan. Namun, NASA menyebut Matahari lebih dari 100 kali diameter Bumi.

Fiuuuh..... untung saja Bumi itu bulat...



Simak Video "Gegara Corona, Matahari Tutup 7 Gerainya"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)