Babi Bionik Elon Musk Dikritik Lebay, Fans Membela

Babi Bionik Elon Musk Dikritik Lebay, Fans Membela

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 04 Sep 2020 09:30 WIB
Elon Musk Ngopi Mars
Elon Musk. Foto: Twitter/Istimewa
San Francisco -

Chip komputer Neuralink, salah satu perusahaan Elon Musk, sudah diuji coba ke babi. Walau banyak yang memuji, beberapa ilmuwan mengkritik bahwa percobaan babi bionik ini tidak sesuai harapan dan hanya untuk kepentingan publisitas.

Pakar menyoroti bahwa tak ada hal baru, di mana chip yang ditanam dapat membaca aktivitas otak. Tujuan utama Musk, yaitu memasangkannya ke otak manusia untuk memperbaiki saraf dan mengobati banyak penyakit, tidak ditunjukkan secara ilmiah, semata klaim Musk.

Bahkan selain itu, Musk juga menyatakan mungkin nanti pikiran orang dapat dibaca dan diberi data serta orang dapat juga telepati dengan chip itu.

"Saya pikir tidak ada yang revolusioner dalam presentasi itu," cetus Profesor Andre Jackson, ahli saraf dari Newcastle University. Ia memuji rancangan chip itu yang tanpa kabel serta robot operasinya yang canggih. Namun dalam hal membaca data otak, tidak ada yang baru.

NeuralinkBabi yang ditanam chip komputer Neuralink. Foto: Global News

"Tantangan terbesar adalah mengenai data otak. Demonstrasinya kurang dalam hal ini, dan tidak menunjukkan apapun yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Ada perbedaan besar antara merekam sel otak dan membaca pikiran. Singkatnya, solid secara teknis tapi medioker dalam hal neurosains," sebut dia.

Beberapa pihak juga menyebut Elon Musk memang pintar dalam publikasi atau membuat inovasi terlihat sangat hebat, padahal biasa-biasa saja. Kadang, ia juga tidak menepati janjinya atau meleset soal teknologi masa depan.

"Terdengar sangat impresif. Namun seperti banyak hal yang melibatkan Musk, semakin dalam Anda gali, semakin dangkal. Meski Musk membuat klaim besar soal potensi Neuralink, dia tidak mendukung hal itu dengan data atau bukti," tulis kolumnis Guardian.

NeuralinkRencana pemasangan pada manusia. Foto: Neuralink

Namun demikian, tak sedikit yang membela Musk. Para fans menggarisbawahi bahwa Musk mampu membuat banyak inovasi hebat, sebut saja di kendaraan listrik Tesla atau roket SpaceX yang dapat kembali ke Bumi dan dapat digunakan kembali.

"Tak ada keraguan Musk adalah penemu yang suka tampil, tapi dia juga entrepreneur yang sukses dan terbukti. Seperti halnya entrepreneur lain, dia kadang gagal. Dia kadang menjual ide setengah matang dan menggunakan uang serta keberuntungan untuk memperbaikinya," tulis seorang netizen di Guardian.

"Musk membuat sistem peluncuran satelit yang andal dan membuat mobil listrik jadi seksi. Musk adalah visioner, demikian pula saat menunjukkan babi itu. Mungkin saja ia tidak berhasil dan jelas itu bukan produk final. Jadi kenapa harus negatif pada Elon Musk soal ini?" pungkas dia.



Simak Video "Elon Musk dengan Kontroversi Bitcoin-Dogecoin di Twitter"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)