Struktur Batu Misterius di Arab Saudi, Diduga Monumen Kuno

Struktur Batu Misterius di Arab Saudi, Diduga Monumen Kuno

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 26 Agu 2020 05:20 WIB
Struktur baru Arab Saudi
Struktur batu misterius di Arab Saudi (Foto: Live Science)
Jakarta -

Ada ratusan struktur batu misterius ditemukan di Arab Saudi beberapa tahun silam. Riset terbaru mengungkap bahwa kemungkinan, monumen itu usianya tertua di dunia.

Sekitar 400 struktur batu masif, sebagian menyebar seluas lebih dari lapangan sepakbola, ditemukan oleh arkeolog di barat Arab Saudi pada tahun 2017. Mereka dikenal sebagai 'gerbang' karena dari atas menyerupai gerbang pertanian tradisional.

Beberapa di antaranya panjangnya mencapai 600 meter. Riset terbaru yang dipimpin ilmuwan Huw Groucutt dari Max Planck Institute for Chemical Ecology, Jerman, menyebutnya sebagai mustatils, kata Arab yang berarti persegi panjang.

Diyakini dalam penelitian anyar ini, monumen itu dibangun sekitar tahun 5.000 sebelum masehi, sehingga kemungkinan adalah struktur buatan manusia paling tua sejagat.

"Fenomena ini mewakili perkembangan luar biasa dalam arsitektur monumen, di mana ratusan dari struktur batu itu dibangun di Arab. Ini adalah salah satu bentuk struktur batu sekala besar paling awal di dunia," sebut para periset dalam riset yang dipublikasikan di jurnal The Holocene.

Penelitian menggunakan radiocarbon mengindikasikan salah satu struktur berusia sekitar 7.000 tahun. Periset meyakini monumen itu digunakan untuk ritual tertentu atau penanda wilayah, walau belum dapat dipastikan.

Hanya sedikit benda ditemukan di struktur itu, pertanda bahwa mereka tidak dipakai atau ditempati sepanjang tahun. Monumen-monumen itu ditemukan di berbagai lokasi kering, termasuk padang pasir dan bekas gunung berapi.

Jika benar dibangun pada 7.000 yang lalu, maka wilayah Arab Saudi pada saat itu lebih basah daripada sekarang. "Pada sekitar 10 ribu sampai 6.000 tahun silam, semenanjung Arab mengalami periode paling hijau saat meningkatnya curah hujan mentransformasi area ini," sebut peneliti.

Ketika itu, penduduk mungkin memburu binatang liar untuk makanan ataupun memeliharanya. Maka, keberadaan monumen struktur batu itu bisa jadi adalah untuk menandai wilayah masing-masing.



Simak Video "4 Oktober, Arab Saudi Kembali Buka Umroh Secara Bertahap"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)