Jangan Lewatkan! Bulan Apogee dan Puncak Hujan Meteor Perseid - Halaman 2

Jangan Lewatkan! Bulan Apogee dan Puncak Hujan Meteor Perseid

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 09 Agu 2020 20:15 WIB
Father and his daughter are watching Meteor Shower. Night sky.
Jangan Lewatkan! Bulan Apogee dan Puncak Hujan Meteor Perseid (Foto: iStock)

Puncak Hujan Meteor Perseid

Apabila kalian waktu lalu tidak bisa menikmati komet Neowise, mungkin puncak hujan meteor perseid bisa jadi pelipur laranya. Fenomena itu terjadi pada 12-13 Agustus, meskipun hujan meteor perseid aktif sejak tanggal 17 Juli hingga 24 Agustus.

Lapan menjelaskan hujan meteor ini dinamai berdasarkan titik radian (titik asal munculnya hujan meteor) yang terletak di konstelasi Perseus. Hujan meteor perseid diketahui berasal dari sisa debut komet 109P/Swift-Tuttle.

Bagi kalian yang ingin merasakan langsung melihat puncak hujan meteor perseid, maka dapat diamati mulai tengah malam sampai fajar bahari/nautika berakhir (24 menit sebelum Matahari terbit), ketika titik radian berkulminasi di arah utara dengan ketinggian 25,3 derajat.

Adapun intensitas maksimum hujan meteor perseid ini bisa mencapai 60-70 meteor tiap jam dengan kelajuan meteornya menyentuh 212.400 kilometer per jam.


Venus Mencapai Elongsi

Venus akan mencapai elongsi maksimum di arah barat pada 13 Agustus pukul 07.21 WIB sebesar 46 derajat. Lapan mengatakan, Venus terletak di 20 derajat utara Matahari dengan ketinggian 41,3 derajat dan berada di Manzilah Alhena (Gamma Geminorium) konstelasi Gemini.

Venus dapat diamati dengan mata telanjang karena magnitudonya mencapai -4,3 dan lebar sudut 23,8 detik busur. Elongsi maksimum barat Venus terjadi kira-kira setiap 19 bulan sekali, di mana terakhir pada 6 Januari 2019 dan akan terjadi lagi pada 21 Maret 2022 bertepatan Ekuinoks Aries.


Bagaimana detikers dengan fenomena astronomi Agustus 2020 di minggu kedua ini?

[Gambas:Instagram]



(agt/fay)