Teleskop Hubble Tangkap Foto 'Kembang Api' di Luar Angkasa

Teleskop Hubble Tangkap Foto 'Kembang Api' di Luar Angkasa

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 04 Jul 2020 20:59 WIB
Hubble tangkap kembang api luar angkasa
Teleskop Hubble Tangkap Foto 'Kembang Api' di Luar Angkasa Foto: ALMA (ESO/NAOJ/NRAO), Y. Cheng et al.; NRAO/AUI/NSF, S. Dagnello; NASA/ESA Hubble
Jakarta -

Teleskop luar angkasa Hubble tidak berhenti mengambil foto fenomena keren di luar angkasa. Kali ini teleskop legendaris tersebut menangkap foto kembang api di kluster bintang G286.21+0.17.

Foto ini merupakan mosaik yang terdiri dari 750 observasi radio yang dilakukan teleskop radio Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) di Chile dan sembilan gambar inframerah dari teleskop luar angkasa Hubble.

Dikutip detikINET dari Phys, Sabtu (3/7/2020) gambar ini ditangkap saat kluster G286.21+0.17 dalam proses kelahiran bintang-bintang. Kluster ini terletak di region Carina yang ada dalam galaksi Bima Sakti, yang berjarak sekitar 8.000 tahun cahaya.

Awan berwarna ungu yang mendominasi gambar tersebut adalah gas molekul yang ditangkap oleh ALMA. Teleskop ini mengamati aktivitas gas yang jatuh ke dalam kluster dan menciptakan inti padat yang akhirnya membentuk bintang.

Sementara bintang-bintang yang berkilauan dalam gambar ini ditangkap oleh teleskop Hubble. Angin dan radiasi dari bintang-bintang ini mendorong awan molekul tersebut dan meninggalkan debu panas yang berwarna kuning dan merah.

Sebagian besar bintang di tata surya kita, termasuk Matahari, lahir dalam kluster bintang yang sangat besar. Tapi proses pembentukannya dari awan molekul yang padat masih menjadi misteri.

"Ini menunjukkan bagaimana dinamis dan berantakan proses kelahiran sebuah bintang," kata co-author studi ini, Jonathan Tan dari Chalmers University di Swedia dan University of Virginia.

"Kita melihat banyak kekuatan yang bersaing: gravitasi dan turbulensi dari awan di satu sisi, dan angin dan tekanan radiasi dari bintang-bintang muda di sisi lain. Sungguh menakjubkan untuk berpikir bahwa Matahari dan planet kita pernah jadi bagian tarian kosmik ini," sambungnya.



Simak Video "Sebuah Batu Antariksa Meledak di Langit Tokyo Tertangkap Kamera"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)