Sinar UV Efektif Jadi Disinfektan, Tapi Ahli Beri Peringatan - Halaman 2

Sinar UV Efektif Jadi Disinfektan, Tapi Ahli Beri Peringatan

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 03 Jul 2020 18:00 WIB
sinar uv
Sinar UV Efektif Jadi Disinfektan, Tapi Ahli Beri Peringatan. Foto: Ilustrasi sinar UV/The Moscow Times

Sejumlah pemilik bisnis, pabrik, dan berbagai lembaga tertarik membelinya dan menginstal perangkat ini di fasilitas mereka. Namun kemudian, para ahli mempertanyakan kemanjuran alat ini sehingga Healthe menghentikan sementara penjualan gerbang disinfektan menggunakan sinar UV tersebut.

Pendiri Healthe Fred Maxik mengatakan perusahaannya memutuskan untuk berhenti berjualan untuk sementara waktu sambil mengajukan dokumen Emergency Use Authorization untuk mendapatkan persetujuan dari badan obat-obatan AS (Food and Drug Administration/FDA).

Namun dia sendiri tidak yakin apakah FDA, Environmental Protection Agency, atau Occupational Safety and Health Administration yang harus menjadi regulator perangkat yang dikembangkannya.

"Kami ingin memastikan bahwa kami tidak melanggar persyaratan pelabelan yang terkait dengan siapa pun yang memutuskan untuk mengaturnya," katanya.

Di sisi lain, meski perangkat sinar UV seperti Cleanse Portal dinilai efektif membunuh kumah, para ahli berbeda pendapat mengenai keamanannya.

Cleanse Portal menggunakan sinar UVC dengan panjang gelombang jauh lebih rendah yang dipelopori David Brenner, Director Center for Radiological Research di Columbia University.

Penelitian Brenner mengungkapkan bahwa sinar UVC jauh tidak menyebabkan kerusakan pada mata manusia, kulit, atau jaringan lain. Tetapi tidak semua orang siap untuk memberikan lampu hijau untuk penggunaan sinar UVC.

"Kita membutuhkan lebih banyak penelitian, kecuali jika seseorang dapat menunjukkan kepada kita beberapa studi klinis yang sangat jelas pada manusia. Sama seperti yang kita lakukan dengan obat atau vaksin, kita tidak bisa menganggapnya aman-aman saja," kata Jim Malley, profesor teknik sipil dan lingkungan di University of New Hampshire.

Kontroversi portal disinfeksi ini hanya salah satu contoh peringatan bagi para pemilik bisnis atau lembaga yang sedang mencari teknologi untuk menjaga karyawan atau pelanggan mereka tetap sehat.

Produk disinfektan berbasis sinar UV sendiri sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun hype produk ini baru mendapatkan momennya di tengah pandemi virus Corona dalam beberapa bulan terakhir.

Segmen peralatan disinfeksi sinar UV diproyeksikan tumbuh dari USD 2,9 miliar pada 2020 menjadi USD 5,3 miliar pada 2025, menurut laporan firma riset Markets and Markets bulan April.

Pro kontra ini juga menunjuk ke masalah lain, yakni bisnis disinfektan sinar UV sebagian besar belum diatur. "Banyak industri ini ada di jurang peraturan," tutup Malley.

(rns/rns)