Ilmuwannya Curiga Corona Buatan Lab, Ini Tanggapan Australia

Ilmuwannya Curiga Corona Buatan Lab, Ini Tanggapan Australia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 29 Mei 2020 20:27 WIB
Wuhan Instititure of Virology
Ilmuwan di Wuhan Institute of Virology. (Foto: Wuhan Instititure of Virology)
Jakarta -

"Itu (COVID-19) seperti didesain untuk menginfeksi manusia," demikian kecurigaan yang dikemukakan baru-baru ini oleh ilmuwan top asal Australia, Profesor Nikolai Petrovsky. Pemerintah Negeri Kanguru itu pun memberikan komentarnya atas perkataan sang profesor.

Seperti diberitakan, Nikolai dari Flinders University meyakini bahwa COVID-19 bukan infeksi penyakit dari hewan ke manusia (zoonotic) biasa karena tampaknya punya kemampuan luar biasa untuk memasuki tubuh manusia sejak awal.

Akademisi dari Flinders University itu menyebut memang virus Corona yang satu ini ada kemungkinan menular dari hewan dalam sebuah peristiwa alam yang ganjil, tapi kemungkinan atau teori bahwa ia bocor dari laboratorium tidak bisa juga dikesampingkan.

"Apa yang kami katakan adalah virus ini seperti sebuah virus yang didesain khusus untuk manusia, pertanyaan satu-satunya adalah apakah hal ini terjadi secara kebetulan atau disengaja," cetusnya.

Ia menyinggung 'kebetulan' bahwa virus Corona yang paling dekat hubungannya dengan COVID-19 dipelajari di laboratorium di Wuhan, kota asal mula wabah Corona. Maka kemungkinan kebocoran, sekecil apapun, menurutnya tak boleh diabaikan.

"Implikasinya mungkin tidak bagus buat ilmuwan atau politik global, tapi hanya karena jawabannya mungkin menimbulkan masalah, kita tidak bisa melarikan diri darinya," kata dia.

Nah, Menteri Kesehatan Federal Australia, Greg Hunt, memberi komentarnya soal itu, bahwa investigasi untuk menemukan asal muasal virus Corona sangatlah penting agar beragam teori tidak berkembang liar.