Komet Swan Akan Hiasi Langit di Pertengahan Mei

Komet Swan Akan Hiasi Langit di Pertengahan Mei

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 05 Mei 2020 22:46 WIB
Komet Swan
Komet Swan Akan Hiasi Langit di Pertengahan Mei (Foto: Esposito Raffaele Telescope Siding Spring/Spaceweather.com)
Jakarta -

Beberapa waktu yang lalu Bumi bersiap untuk dimanjakan dengan penampakan Komet ATLAS yang diprediksi menjadi komet paling cerah dalam beberapa tahun terakhir. Sayangnya komet ATLAS justru hancur berkeping-keping dan tidak menghasilkan pemandangan yang spektakuler.

Tapi, bersamaan dengan hancurnya Komet ATLAS pada 11 April, astronom menemukan komet baru yang dinamai C/2020 F8 SWAN atau yang dijuluki Komet Swan. Komet baru ini diprediksi akan memberikan pemandangan spektakuler yang gagal ditampilkan oleh Komet ATLAS.

Dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (5/5/2020) Komet Swan saat ini sudah bisa dilihat dengan mata telanjang dalam keadaan langit yang sangat gelap. Komet ini juga bisa diamati menggunakan teropong.

Astronom Con Stoitsis lewat cuitan di Twitter mengatakan beberapa prediksi menyebutkan komet ini akan terlihat semakin cerah dalam beberapa hari ke depan.

"Ini seharusnya menjadi target mata telanjang yang benar-benar 'jelas' pada pertengahan Mei," tulis Stoitsis.

Komet ini akan mencapai titik terdekatnya terhadap Bumi pada 13 Mei, dan mendekati Matahari pada 27 Mei mendatang. Ada beberapa layanan online yang bisa digunakan untuk membantu menemukan komet Swan di langit malam, seperti TheSkyLive.

Kalian juga bisa mengikuti akun Twitter komet Swan di @c2020f8 yang terus memberikan update tentang jarak dan posisinya. Berdasarkan data terakhir, Komet Swan saat ini berjarak 99,2 juta km dari Bumi dan berada di magnitude 5,1.

Tapi, berkaca dari kejadian Komet ATLAS, komet merupakan objek luar angkasa yang gampang berubah. Jadi komet Swan mungkin saat ini terlihat semakin cerah tapi bisa mulai meredup bahkan hancur secara tiba-tiba.

Walau begitu, sepertinya sekarang saat yang tepat untuk mencari dan mengamati Komet Swan. Kalian bisa mencarinya sambil mengamati hujan Meteor Eta Aquarid yang akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.



Simak Video "Ini Dia Salah Satu Peluang Startup yang Masih Jarang Ada di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)