Mitos-mitos Luar Angkasa yang Dipercaya Karena Nonton Film - Halaman 3

Mitos-mitos Luar Angkasa yang Dipercaya Karena Nonton Film

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 24 Jan 2020 22:35 WIB
Salah satu film fiksi ilmiah luar angkasa, Star Wars The Rise of Skywalker. Foto: IMDB

Sabuk asteroid yang mematikan

Adegan film kerap menggambarkan sabuk asteroid sebagai wilayah mematikan dan sangat kacau. Hal ini antara lain tergambar dalam adegan pesawat luar angkasa yang meledak saat melalui sabuk asteroid.

Sabuk asteroid memang sungguh ada. Tapi pada kenyataannya, penggambaran dalam film sungguh berbeda dengan faktanya. NASA pernah mengirimkan sebuah benda sebagai percobaan untuk melalui sabuk galaksi Bima Sakti. Nyatanya, kemungkinan benda tersebut bertabrakan dengan asteroid adalah 1 berbanding 1 miliar.

Sabuk ini tak terkira besarnya. Dan seiring waktu, asteroid di dalamnya akan semakin berkurang. Artinya, asteroid akan sangat berjauhan di dalam sabuk. Bahkan jika kalian terbang melalui satu lipatan sabuk, kemungkinan kalian masih bisa keluar dengan selamat.

Mitos-mitos Luar Angkasa yang Dipercaya Karena Nonton FilmFoto: via Brainberries

Matahari berwarna kuning

Matahari yang menyinari Bumi diyakini berwarna kuning dan punya sifat membakar. Tapi tidak banyak yang tahu seperti apa sebenarnya Matahari. Faktanya, Matahari tidak berwarna kuning sama sekali.

Benda angkasa ini terlihat kuning hanya jika atmosfer Bumi 'mewarnainya' kuning. Cahaya dari Matahari sebenarnya berwarna putih murni. Matahari juga tidak benar-benar membakar atau terbakar. Adapun panas Matahari, dihasilkan dari reaksi fusi dari semua molekul dalam inti Matahari.

Mitos-mitos Luar Angkasa yang Dipercaya Karena Nonton FilmFoto: via Brainberries

Demikian mitos-mitos luar angkasa yang paling sering dipercaya banyak orang. Sekarang kalian tahu faktanya. Kalau kalian sendiri, pernah percaya yang mana?

(rns/fay)