Minggu, 12 Jan 2020 13:31 WIB

BMKG Luruskan Pesan Viral 'Megathrust Sulawesi Sebabkan Gempa & Tsunami Besar'

Kanavino Ahmad Rizqo - detikInet
Ilustrasi gempa. Foto: Mindra Purnomo/detikcom


Pulau Sulawesi sebagai Kawasan Seismik Aktif

Daryono mengatakan Pulau Sulawesi termasuk kawasan seismik aktif dan kompleks. Seismik aktif karena wilayah ini memiliki tingkat aktivitas gempa tinggi.

"Disebut kompleks karena memiliki banyak sebaran sumber gempa dengan berbagai mekanisme," ujar dia.

Berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia tahun 2017 yang diterbitkan oleh Pusat Studi Gempa Nasional (PUSGEN), Pulau Sulawesi memiliki 48 struktur sesar aktif dan 1 zona megathrust Sulawesi Utara.



"Di Sulawesi, zona megathrust ini berhadapan dengan wilayah pesisir pantai utara Sulawesi Utara, Gorontalo, dan sebagian Sulawesi Tengah bagian utara. Megathrust Sulawesi Utara merupakan sumber gempa yang berpotensi memicu gempa kuat," ujar dia.

Dalam catatan sejarah, Pulau Sulawesi dan sekitarnya sudah terjadi lebih dari 69 kali gempa merusak dan tsunami sejak 1800. Itu terbagi menjadi lebih dari 45 kali gempa merusak dan lebih dari 24 kali tsunami. Sebagian besar gempa dan tsunami di Sulawesi dipicu sesar aktif.

"Dari sebanyak 24 kali tsunami di Sulawesi, yang dipicu oleh megathrust Sulawesi Utara hanya empat kali, yaitu (1) tsunami utara Gorontalo 25 Agustus 1871 (tidak ada korban jiwa), (2) tsunami Tolitoli 2 Februari1904 (tidak ada korban jiwa), (3) tsunami Kwandang-Manado 29 Januari 1920 (tidak ada korban jiwa), dan (4) tsunami Tolitoli 1 Januari 1996 (9 orang meninggal)," ujar dia.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Muncul Hoax Gempa Saat Malam Tahun Baru, Ini Kata BMKG"
[Gambas:Video 20detik]

(rns/rns)