Kamis, 14 Nov 2019 13:38 WIB

Merajut Mimpi Lagi, India Bakal Coba Sambangi Bulan Kembali

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi Chandrayaan 2 Foto: BBC World Ilustrasi Chandrayaan 2 Foto: BBC World
Jakarta - Belum lama misi Chandrayaan 2 hilang kontak saat akan mendarat di Bulan, tapi India sudah memulai merajut mimpi lagi di bidang antariksa lewat Chandrayaan 3. Misi tersebut dilaporkan memiliki tenggat waktu sampai November 2020.

Itu artinya, Indian Space Research Organization (ISRO) akan berupaya keras meluncurkan Chandrayaan 3 dalam setahun ke depan. Begitu yang diwartakan oleh Times of India, seperti yang dikutip oleh detikINET, Kamis (14/11/2019).



Untuk memuluskan rencana besar tersebut, ISRO telah membentuk sejumlah komite dan mengadakan empat pertemuan tingkat tinggi sejak Oktober kemarin. Langkah ini juga untuk mengatasi kegagalan seperti yang terjadi pada Chandrayaan 2 pada September lalu.

Mereka juga menerima berbagai saran dari para ahli guna meningkatkan peluang keberhasilan pendaratannya nanti. Salah satu ilmuwan membocorkan bahwa mereka memprioritaskan untuk memperkuat kaki lander agar bisa bertahan saat mendarat di Bulan.

Dalam misi Chandrayaan 3, ISRO memutuskan untuk mencoba melakukan pendaratan robotik di Bulan, namun tidak disertakan wahana yang mengorbitnya. Adapun wahana Chandrayaan 2 masih berada jalur orbit di Bulan meskipun rovernya gagal mendarat.


Sejauh ini ISRO telah melihat 10 aspek dari misi ini, termasuk pemilihan lokasi pendaratan, navigasi absolut dan navigasi lokal. "Sangat penting untuk melakukan anslisis terperinci tentang perubahan untuk meningkatkan sistem pendaratan rekomendasi dari komite ahli," kata sumber.

Simak Video "Kapal Wisata Terbalik di India, 12 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)