Kamis, 20 Jun 2019 21:20 WIB

Ilmuwan Ungkap Hasil 3 Tahun Berburu Alien

Fino Yurio Kristo - detikInet
Ilustrasi. Foto: istimewa Ilustrasi. Foto: istimewa
Jakarta - Misteri eksistensi alien mendorong para ilmuwan ini melakukan perburuan yang amat intensif. Akan tetapi hasilnya mengecewakan meski sudah bertahun-tahun pencarian digelar.

Dalam proyek bernama Breakthrough Listen itu, ilmuwan mengamati 1.327 bintang dalam rentang jarak sampai 160 tahun cahaya dari Bumi. Ini adalah pencarian alien paling heboh yang pernah dilakukan. Sayangnya, tidak ada bukti peradaban alien.

"Senyap di luar sana," kata Danny Price, astronom di University of California, Berkeley yang jadi anggota tim peneliti. Tujuan tim ini adalah mencari sinyal radio dan optik dari sejuta bintang terdekat, seluruh planet di galaksi Bima Sakti, dan galaksi-galaksi lainnya.




"Kami belum menemukan apapun, tapi tentu saja tidak akan kehilangan harapan. Masih ada begitu banyak bintang untuk dilihat dan pendekatan penelitian lain," sebut Danny.

Mereka sebenarnya berharap menemukan 'technosignatures' yang mungkin diproduksi dan menandakan adanya alien. Sinyal elektromagnetis powerful itu berbeda dari berbagai macam radiasi natural yang secara konstan lalu lalang di galaksi.

Dalam rentang waktu 3 tahun, astronom melakukan scan miliaran channel radio dan menyaring sinyal yang mungkin muncul dari alam atau peralatan di Bumi. Tapi tidak ada yang cukup kuat menandakan eksistensi alien.

"Dipastikan tidak ada sesuatu di luar sana yang terlihat jelas. Tidak ada peradaban maju mengagumkan yang mencoba menghubungi kita," ujar Danny. Hasil penelitiannya telah dipublikasikan di The Astrophysical Journal.

Menurut Danny, ada beberapa penjelasan kenapa sinyal alien tak tertangkap sejauh ini. Mungkin karena pencarian dilakukan di frekuensi yang salah atau sinyal itu tersembunyi oleh gangguan radio dari Bumi.




Proyek ini didanai oleh Yuri Milner, miliarder berkebangsaan Israel-Rusia. Dimulai pada tahun 2015, perangkat yang digunakan adalah dua teleskop paling powerful di dunia, yaitu teleskop Robert C. Byrd Green Bank di West Virginia yang diameternya 100 meter dan Parkes Telescope di Australia yang diameternya 64 meter.

Periset menganalisis 1 petabyte data. Ada ribuan sinyal menarik yang muncul sepanjang penelitian, tapi sumbernya bukan dari alien. Beberapa datang dari satelit buatan manusia.


(fyk/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed