Selasa, 23 Apr 2019 12:20 WIB

Elon Musk: Komputer Terkoneksi Otak Manusia Segera Tiba

Fino Yurio Kristo - detikInet
1 Elon Musk tentang Kecerdasan Buatan (AI) dan Imbasnya ke Manusia
Halaman 2 dari 2
Elon Musk. Foto: Joshua Lott/Getty Images Elon Musk. Foto: Joshua Lott/Getty Images

Elon Musk sudah lama mengingatkan bahwa AI bisa lepas kendali jika tidak diperhatikan dengan saksama oleh manusia. Apalagi kecerdasan manusia pelan tapi pasti akan ketinggalan dibandingkan mereka.

"Seiring perkembangan algoritma dan hardware, kecerdasan digital akan melampaui kecerdasan biologis dengan margin yang substansial. Kita seperti kanak-kanak di taman bermain, kita tidak memperhatikannya," ujar dia.

Maka, pengembangan chip implan menurut Elon adalah cara untuk mencegah spesies manusia terancam. Hal semacam itu pernah terjadi di masa silam dan pelakunya adalah manusia.

"Ketika spesies primata, homo sapiens, menjadi jauh lebih pintar ketimbang primata yang lainnya, maka ia menyingkirkan mereka ke habitat yang sangat kecil," sebut Elon.

"Jadi ada sedikit gorila, orang utan, dan simpanse, monyet secara umum. Bahkan hutan di mana mereka berada sudah seperti kandang besar. Seperti itulah nanti salah satu kemungkinan nasib kita," yakinnya.

Neuralink sendiri dilahirkan oleh Elon pada 2016 di San Francisco. Perusahaan ini punya ambisi besar mengembangkan hardware untuk meningkatkan kapabilitas otak manusia. Sebagian besar pekerjaan mereka dirahasiakan.

Sesuai cita-cita Musk, pada intinya Neuralink akan memadukan otak manusia dengan AI. Selain itu juga ada proyek penyembuhan cedera tulang belakang dan meminimalisir hilang ingatan dengan cara mengimplan elektroda ke korteks motorik di otak.

"Teknologi itu dapat benar-benar mengembalikan fungsi-fungsi anggota tubuh," ujar Musk.

(fyk/krs)