Jumat, 15 Mar 2019 21:11 WIB

Sempat Gagal Terbang, Dua Astronot Ini Akhirnya Tiba di ISS

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: NASA/Elizabeth Weissinger Foto: NASA/Elizabeth Weissinger
Jakarta - Astronot NASA, Nick Hague, dan kosmonot Rusia, Alexey Ovchinin, akhirnya tiba di International Space Station (ISS). Roket Soyuz MS-12 yang membawa keduanya meluncur dari Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan pada hari Jumat (15/3/2019) pukul 1.14 waktu setempat.

Sebelumnya, Hague dan Ovchinin sempat gagal mencapai ISS. Roket Soyuz MS-10 yang mengangkut Hague dan Ovchinin mengalami kegagalan terbang pada 11 Oktober 2018 setelah salah satu booster roket tersebut tidak berhasil memisahkan diri dari inti roket. Saat itu Hague dan Ovchinin terpaksa mendarat ke Bumi menggunakan kapsul, lalu meluncur melalui 'ballistic descent' dengan sudut pendaratan lebih tajam dan tekanan gravitasi yang lebih tinggi dari normal.




Berbeda dengan peluncuran yang dialami Hague dan Ovchinin sebelumnya, peluncuran kali ini berjalan dengan mulus dan tanpa halangan.

"Peluncuran yang luar biasa dari kru Soyuz MS-12," kata juru bicara NASA, Gary Jordan saat live streaming peluncuran tersebut, dikutip detikINET dari Space, Jumat (15/3/2019).

Enam jam setelah peluncuran dan setelah mengorbit Bumi selama empat kali, keduanya bersama dengan astronot NASA, Christina Koch, berhasil merapat di ISS.




Ketiganya bergabung dengan tiga astronot lainnya, yaitu astronot NASA Anne McClain, kosmonot Rusia, Oleg Kononenko dan astronot Kanada, David Saint-Jacques yang telah lebih dulu tiba di ISS pada 3 Desember 2018. Keenam astronot ini merupakan kru dari Expedition 59.

Setibanya di ISS, ketiganya tidak bisa santai karena mereka telah memiliki jadwal yang padat. Hague dan McClain dijadwalkan melakukan spacewalk alias 'berjalan' di antariksa lepas pada 22 Maret.

Pada tanggal 29 Maret, Koch dan McClain juga akan melakukan spacewalk, dan untuk pertama kalinya tim spacewalk terdiri dari perempuan seluruhnya. Kemudian disusul oleh Hague dan Saint-Jacques yang akan melakukan spacewalk pada 8 April.


(vim/krs)