Sabtu, 05 Mei 2018 23:06 WIB

Peta Mengagumkan 1,7 Miliar Bintang di Galaksi Bima Sakti

Agus Tri Haryanto - detikInet
Peta detail galaksi Bima Sakti. Foto: ESA Peta detail galaksi Bima Sakti. Foto: ESA
Jakarta - Badan Antariksa Eropa (ESA) merilis peta luar angkasa menakjubkan dari Bima Sakti. Dari peta tersebut, terungkap setidaknya ada 1,7 miliar bintang yang menerangi megahnya galaksi kita ini.

Peta Bima Sakti yang paling detail tersebut berhasil disusun melalui misi Gaia. Selama 22 bulan, satelit Gaia menghabiskan waktu untuk memetakan peta Bima Sakti paling rinci yang pernah dibuat.

ESA memberikan tugas kepada Gaia agar bisa mengkategorikan posisi, indikator jarak, dan gerakan lebih dari satu miliar bintang yang tersebar di Bima Sakti. Pemetaan ini termasuk pengukuran asteroid dengan ketepatan yang tinggi.



"Pengamatan yang dikumpulkan oleh Gaia ini mendefinisikan kembali dasar-dasar astronomi," ujar G√ľnther Hasinger, ESA Director of Science dikutip dari Mirror, Rabu (2/5/2018).

Dengan informasi yang telah dikumpulkan, para peneliti di ESA bakal banyak belajar lebih banyak tentang bagaimana bintang bergerak selama formasi dan rentang hidup mereka, mungkin dapat mengungkapkan petunjuk mengenai pembentukan galaksi.
Peta Mengagumkan 1,7 Miliar Bintang di Galaksi Bima Sakti Rotasi awan Magellan (galaksi tak beraturan) yang ditangkap Gaia. Foto: ESA

"Gaia adalah misi ambisius yang tergantung pada kolaborasi manusia yang besar untuk memahami volume besar data yang amat rumit," ucapnya.

"Ini menunjukkan kebutuhan proyek jangka panjang untuk menjamin kemajuan dalam ilmu pengetahuan luar angkasa dan teknologi serta mengimplementasikan misi ilmiah yang lebih berani dalam beberapa dekade mendatang," kata Hasinger menambahkan.

Jumlah informasi yang diperoleh Gaia tak sekedar keberadaa lokasi bintang di Bima Sakti, melainkan juga data tingkat kecerahan semua bintang. Gaia juga turut mengamati objek di Tata Surya yang memliki dari lebih dari 14 ribu asteroid.

"Gaia akan sangat memajukan pemahaman kita tentang alam semesta pada semua skala kosmik. Bahkan di lingkungan Matahari yang merupakan wilayah kami pikir paling dipahami, Gaia mengungkap fitur baru dan menarik," sebut Timo Prusti, ilmuwan proyek Gaia ESA. (agt/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed