Camping di era sekarang rasanya sulit benar-benar lepas dari perangkat elektronik. Smartphone, lampu, kamera hingga laptop tetap membutuhkan listrik, terutama jika perjalanan berlangsung selama beberapa hari.
Powerbank memang bisa menjadi solusi untuk mengisi smartphone, tetapi kemampuannya terbatas ketika perangkat yang perlu ditenagai semakin banyak. Di sinilah Schneider OffGrid PPS330 menawarkan fungsi lebih luas sebagai portable power station.
Perangkat ini membawa baterai berkapasitas 332 Wh dengan output AC 300 watt. detikINET menjajal Schneider OffGrid PPS330 saat camping selama 2 hari 1 malam untuk mengetahui seberapa praktis dan awet perangkat ini ketika jauh dari stopkontak.
Desain
Kesan pertama ketika membawa Schneider OffGrid PPS330 adalah dimensinya yang tidak terlalu besar. Ukurannya 15,3 x 16,3 x 22,3 cm sehingga masih mudah ditempatkan bersama perlengkapan camping lainnya.
Pegangan di bagian atas juga memudahkan perangkat dipindahkan dari kendaraan menuju tenda.
Namun ada satu hal yang harus diperhatikan, bobotnya mencapai sekitar 3,3 kg. Saat lokasi camping masih dekat dengan area parkir, bobot tersebut tidak terlalu menjadi persoalan. Namun jika harus berjalan cukup jauh sambil membawa tenda dan perlengkapan lainnya, beratnya mulai terasa.
Karena itu, dari pengalaman kami, PPS330 lebih cocok untuk camping, road trip atau campervan ketimbang dibawa mendaki gunung.
Kelebihan PPS330 mulai terasa setelah tenda berdiri. Tidak seperti powerbank biasa yang umumnya hanya mengandalkan USB, perangkat ini menyediakan banyak pilihan output.
Bagian depan PPS330 dipenuhi konektivitas. Tersedia dua soket AC dengan output total 300 watt, tiga USB-A, USB-C Power Delivery hingga 60 watt dan output 12V. Di bagian atas terdapat wireless charging hingga 15 watt.
Ada pula layar LCD yang ternyata sangat membantu saat camping di malah hari. Pengguna bisa melihat persentase baterai, daya input dan output hingga perkiraan waktu penggunaan. Informasinya mudah dipahami, termasuk ketika digunakan dalam kondisi minim penerangan.
Di belakang terdapat lampu LED dengan dua tingkat kecerahan dan mode SOS. Selama digunakan di sekitar tenda, kami juga tidak merasakan suara kipas ataupun panas yang mengganggu.
Performa
Kami membawa Schneider OffGrid PPS330 ke lokasi camping dengan baterai 100%. Perangkat ini kemudian digunakan selama 2 hari 1 malam untuk mengisi smartphone, powerbank, lampu dan senter. Beberapa perangkat juga dapat diisi secara bersamaan tanpa masalah berarti.
Hasilnya cukup mengejutkan. Setelah dua hari pemakaian, baterai hanya berkurang sekitar 15-20%. Artinya, ketika camping selesai masih tersedia sekitar 80-85% daya.
Namun hasil tersebut harus dilihat berdasarkan pola penggunaan kami. Beban yang digunakan sebagian besar merupakan perangkat berdaya rendah, bukan menjalankan peralatan 200-300 watt secara terus-menerus.
Sebagai gambaran, Schneider mengklaim baterai 332 Wh PPS330 dapat mengisi smartphone sekitar 21 kali, kamera 19 kali, Nintendo Switch 16 kali, drone 15 kali, tablet sembilan kali dan laptop sekitar 11 kali. Angka sebenarnya tentu bergantung pada kapasitas baterai perangkat dan pola penggunaan.
Hasil pemakaian pengguna di luar negeri juga menunjukkan daya tahan yang cukup panjang. Seorang pengguna melaporkan PPS330 menghabiskan sekitar 45% baterai dalam perjalanan camping dua hari dua malam setelah digunakan beberapa orang untuk mengisi smartphone dan perangkat lainnya. Pola penggunaannya berbeda sehingga hasil tersebut tidak bisa dibandingkan langsung dengan pengujian kami.
(afr/afr)