×
Ad

Review Lenovo Yoga AIO 32i: AIO Premium dengan Layar Jumbo

Anggoro Suryo - detikInet
Senin, 12 Jan 2026 13:47 WIB
Lenovo Yoga AIO 32i (Foto: Najm Dhiaulhaq/detikcom)
Jakarta -

Lenovo Yoga AIO 32i hadir sebagai salah satu all-in-one (AIO) PC paling mencolok di kelas premium. Ukuran layarnya besar, desainnya elegan, dan jeroannya menawarkan performa yang tidak sekadar cukup untuk kerja harian.

Lenovo jelas menargetkan pengguna yang ingin meja kerja bersih tanpa ribet, tetapi tetap membutuhkan tenaga komputasi mumpuni untuk produktivitas kelas menengah.

Dari jauh, Yoga AIO 32i bahkan lebih terlihat seperti monitor premium ketimbang sebuah PC lengkap. Hampir seluruh bodinya didominasi layar 32 inci, sementara komponen komputer disembunyikan di bagian base yang ramping. Pendekatan ini membuat AIO ini terlihat modern, cocok ditempatkan di ruang kerja kreatif atau kantor rumah dengan estetika minimalis.

Desain unik Lenovo Yoga AIO. Foto: Najm Dhiaulhaq/detikcom

Desain

Daya tarik utama Yoga AIO 32i ada pada desainnya. Layar setebal sekitar satu inci ditopang dudukan berbentuk cincin logam besar yang sekilas terlihat seperti penjepit kertas raksasa.

Basisnya berbentuk bundar dan menjadi rumah bagi seluruh hardware utama. Sayangnya, basis ini masih belum cukup besar untuk menampung power supply internal, sehingga Lenovo harus menyertakan adaptor eksternal berdaya 300 Watt yang ukurannya cukup besar.

Bagian bawah base dilengkapi kaki kecil untuk menjaga stabilitas sekaligus memberi ruang sirkulasi udara. Panas dibuang lewat kisi ventilasi di sisi kiri dan kanan. Karena bentuk bundarnya, Lenovo harus memipihkan sedikit bagian belakang base agar port I/O bisa dipasang.

Soal port, Yoga AIO 32i menawarkan satu USB-C 10Gbps, satu USB-C Thunderbolt 4, dua USB-A 10Gbps, HDMI 2.1 (hanya output), jack audio 3,5 mm, dan port daya. Secara jumlah, ini cukup, tapi terasa seperti konfigurasi laptop. Semua port juga menghadap ke belakang, membuatnya agak sulit dijangkau karena terhalang layar 32 inci.

Dudukan layar sendiri terlihat mewah, tapi fungsionalitasnya terbatas. Layar hanya bisa dimiringkan naik-turun beberapa derajat tanpa opsi pengaturan tinggi, rotasi, atau pivot. Ini menjadi salah satu kompromi terbesar, terutama jika dibandingkan dengan monitor standalone di kelas harga yang sama.



Simak Video "HONOR Pad 10 dan Pad X7 Solusi Tablet Praktis untuk Kerja dan Aktivitas Harian"


(asj/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork